Selasa, 15 November 2016

MEMIKAT BURUNG DENGAN BURUNG HANTU


Burung hantu adalah burung predator yang kanibal dan sangat suka memangsa sebangsa burung yang lainnya.
Tapi bagaimana , Pak Sakum seorang pemikat burung mendatangkan burung yang akan dipikatnya dengan menggunakan  burung hantu?

Tanpa burung hantu, tak akan ada burung yang akan datang atau setidaknya tak akan dapat tangkapan yang berarti.

Setelah sehari bersama Pak Sakum memikat burung, ternyata begini logikanya.

Saat seekor burung hantu bertengger disebuah dahan, dan seekor burung apa saja lewat dan mengetahui akan keberadaan burung yang suka memangsa sebangsa burung itu,  dengan sigap ia harus  segera membunyikan alarm sebagai tanda bahaya , masing-masing dari mereka memiliki nada kusus sesuai jenisnya.

Hanya hitungan detik, setelah lengkingan  isyarat itu diperdengarkan ,semua jenis burung yang berada di  lokasi merespon,  mereka  berusaha mendekat sambil terus membunyikan nada bahaya, seolah memastikan bahwa burung malam itu benar-benar rabun di siang hari untuk kemudian menyerangnya.

Seolah mereka tahu disitulah kelemahannya, siang itu akan mereka pergunakan untuk membalas akan kelakuannya yang ia lakukan saat malam hari, dari yang menggangguh tidur sampai mencuri anaknya, bahkan yang lebih parah lagi menyantapnya.

Tapi sayang , Pak Sakum sebelumnya sudah memasang perekat ( Jawa : pulut ) di dahan-dahan yang ada disekitarnya, bahkan burung hantu itu sendiri, Pak Sakum juga yang menyediakannya.
Dan merekapun terjerat. Diamankan di kandang khusus. Keesokan harinya dijual dipasar burung atau pengepul. Dan Pak Sakumpun bisa membeli beras, lauk pauk, udud ( rokok) dan sisanya ditabung buat naik haji.

Senin, 14 November 2016

Mitos Pasar Siluman Gunung Slamet




Kabut asap tiba-tiba menebal, sementara Tarsun sudah terpisah  dari groupnya, dia sudah berteriak , tapi semua diam tak ada satupun sautan balik dari yang  dipanggilnya,” secepat itukah perpisaha n terjadi, sedang kan ia merasa baru beberapa menit terlepas dari formasi gandengan tangan antara satu dengan teman group yang lainnya”. Pikirnya. “Aku telah berbuat kesalahan. Sekarang ,keselamatan pendakian ini tergantung diriku sendiri”. Dia harus keluar dari daerah putih penuh kabut itu, tapi kemana , ia hanya bisa mencoba berjalan tanpa arah dan tanpa tujuan yang jelas, sementara kabut semakin pekat menutupi semua pemandangan dan jalan.

Ia berdiri diam , berdoa kepada Yang Maha Kuasa untuk diberikan keselamatan dan perlindungannya. Dan tak lama do’a yang khusuk itu pun terjawab,  t iba-tiba angin berhembus lebih kencang , perlahan membawa lapisan-lapisan kabut menjadi berkurang. Pemandangan di sekitarnya mulai nampak kembali
.
Bukan hanya sekedar kembalinya keadaan menjadi cerah tanpa penghalang pandang , tapi lebih jauh lagi ia samar-samar mendengar suara keramaian dan lama kelamaan suara itu terdengar semakin jelas. Semua  disekitar berubah , dan sadar ia sedang berada di tengah-tengah pasar.

Rasa lapar seperti menghancurkan logika ketika pandangannya tertuju pada sebuah warung makan dengan berbagai menu yang mengundang selera, tanpa pikir panjang  masuk saja ke warung tersebut dan segera memilih makanan yang telah terpajang, dari sekian banyak variasi makanan dari sayur , ikan, daging hingga buah-buahan segar. Tarsun memilih tempe , gorengan udang, ikan gabus kesukaannya sebagai lauknya , pelayan warung mengambilkan semua yang dipilihnya dan   Tarsunpun langsung memakannya dengan lahap , maal meel maal meel sampe perut  benar-benar terasa   kenyang. Ia  menghentikan makannya , di piring masih tersisa beberapa po tong tempe, udang kecuali ikan gabus yang  tinggal  kepala  tersisa,  membayarnya untuk selanjutnya   pamit meninggalkan warung.

Dengan perasaan perut yang sudah kenyang, aktifitas pasar yang penuh orang yang tak satupun  dikenalinya tiba-tiba  terbesit dipikiran akan nasib teman-temannya, kalau mereka ada di daerah itu. Ia  berkeliling  di setiap sudut pasar mengharap apa yang ada dalam pikirannya itu benar , yaitu menemukan teman-t eman groupnya yang telah terpisah beberapa waktu lalu.
Lama ia menelusuri daerah itu namun tak satupun yang diharapkannya mejadi kenyataan untuk bertamu orang yang dikenal hingga ia lelah dan perlu beristri rahat. Dibawah balkon sebuah emperan t oko ia duduk bersandar pad a dindingnya , mungkin perasaan letih dan kenyang membuat ia mengantuk untuk kemudian tertidur.

Langit Gunung sangat cerah. Hawa dingin yang sedingin salju dalam ketinggian ribuan meter tak begitu dirasakan oleh jaket tebal yang telah dirancang khusus untuk para pendaki. Dengan kehilangan satu anggotanya Jack, Darwin, Manto, Satam dan Nicolas berhasil menancabkan bendera di puncak Gunung Selamet  tidak jauh dari kawahnya yang luas dan perkasa ,dengan rasa kagum mereka memuji keagungan Sang Pencipta,mereka menengadahkan tangan  memanjatkan do’a  entah do’a apa yang dipanjatkan, ada pula yang bersujud diatas pasir, tak lupa berphoto-photo untuk dokumen dan kenang-kenangan  ,setelah cukup tercapai semua yang dilakukan,tubuh juga sudah teresa menggigil, tibalah sa’atnya diputuskan untuk pulang, masih ada yang harus dilakukan , yaitu mencari Tarsun yang terpisah dan menghilang tanpa jejak.  Tak sampai hati kembali tanpa kepastian bagaimana  nasib  satu dari   anggotanya itu. Seiring perjalanan pulang  ditelusurinya kembali  semua arah ,alur dan tempat –tempat yang dicurigai dimana kemungkinan Tarsun berada, tak jarang harus menempuh jalan sulit yang sebelumnya tidak mereka lalui.

Di suatu sudut berdiri tegak sebuah pohon kayu besar , dibawahnya banyak tumpukan batu cadas sisa semburan lahar panas yang telah mendingin menjadi layaknya batu yang keras tersusun di atas dataran rata yang  sejuk, nampak disana seorang laki-laki tengah tidur lelap di atasnya. Sontak merekapun menghampiri dan ternyata laki-laki itu seorang yang sedang mereka cari yang tak lain adalah Tarsun.

Nicolas : “ Oh my God, Tarsun !”

Bentakan Nicolas membuat Tarsun terbangun. Celingukan tak jelas, sebelum akhirnya sadar didepan tengah ada semua orang –yang dikenal.

Tarsun : “ haah, ! aku menemukan kalian?”
Satam  : “. Kemana aja ,lo ?”

Tarsun  langsung memeluk yang memanggilnya.

Tarsun  :  “Pasar!”
Satam  :  “ Pasar apa ? ini hutan, Gunung Slamet”.
Tarsun  :  “ Aku baru saja menemukan pasar di tempat ini, aku baru saja makan diwarung itu”.

Tarsun menunjuk ke arah sebuah pohon yan lain, pada setumpuk lempengan batu yang tersusun demikian rupa dibawahnya, diatas batu masih tergeletak beberapa daun lebar, diatasnya beberapa potong tubuh kalajengking, di lembar daun yang lain tergeletak kepala kadal dan bebrapa potong kulit kayu seperti sisa sebuah menu makan yang beru saja dimakan orang.

Jack      : “Makan?”
Tarsun  : “Ya, makan....aku makan udang goreng, ikan gabus dan tempe bacem kesukaanku”

Tarsun mengamati lebih detil apa yang tersisa diatas lembaran-lembaran daun yang tergeletak dimana formasi letaknya sama seperti piring-piring tempat yang baru ia gunakan sebagai wadah makanannya.

Darwin   : “Sisa-sisa potongan binatang itulah yang telah kau makan”

Tarsun melotot ke Darwin

Darwin  :  “Aku pernah mendengar cerita ada pasar siluman di Gunung ini, tapi aku pikir itu hanya                       mitos.
Manto  : “ Maksudmu Tarsun barusan nyasar ke pasar siluman dan makan disebuah warung dengan                      menu makanan kesukaan yang dia pilih ternyata di alam nyata sebenarnya kalajengking,                      kadal dan potongan kayu itu?"

Darwin hanya menganggukan kepala. Pernyataan Darwin bak petir dalam hati Tarsun, teringat akan lahapnya makan karena lapar.

Satam tertawa , hal serupa juga dilakukan oleh teman yang lainnya kecuali Nicolas yang memilih tak  main-main memandang hal ini.

Nicolas : “ Apapun itu, sepertinya jangan lama-lama membahasnya ,kita harus capat-cepat                                    meninggalkan tempat ini sebelum sesuatu terjadi juga pada kita”

Tanpa satupun yang menyanggah , anjuran Nicolas langsung diiyakan. Perasaan tidak enak seperti sama-sama mendadak hinggap pada diri mereka masing-masing, bagaimana kalo  apa yang menimpa Tarsun menimpa juga  pada  diri mereka ,

Tak banyak kata, obrolan apalagi bercanda untuk kali ini mereka lebih fokus berjalan bahkan jalan mereka lebih cenderung semakin dpercepat tanpa harus seseorang memberi komando. Dalam diam sebenarnya mereka bicara dalam hati masing-masing, ingin cepat sampai , ingin capat melewati batas tempat angker itu, atau masuk ke pasar siluman seperti yang terjadi pada satu anggota mereka , atau sesuatu keanehan yang lebih parah lagi.
Sampai Jumpa.............

Minggu, 13 November 2016

Einstein Yang Lupa

Einstein Juga Bisa Lupa

Terkadang orang dekat tak terlihat meski dia ada di dekat. Contohnya , Einstein suatu hari sedang berada di sebuah bis kota. Ia duduk sambil baca komic. Tiba-tiba kacamatanya lepas dan terjatuh. Maka iapun membungkuk dan meraba-raba mencarinya.
Untung ada seorang anak kecil yang menolongnya. Gadis itu mengambil kacamata itu dan kemudian memberikannya pada Einstein. Einstein berterimakasih dan memuji pada perilaku gadis kecil itu seraya berkata : "" Terima kasih , nak, kamu baik sekali, katakan siapa namamu?" Si gadis kecil itu menjawab sambil tersenyum, " Clara Einstein, papa."


Profesor Dikepung Sekawanan Singa

Pada suatu hari seorang profesor sedang mengadakan penelitian di tengah sebuah hutan. Tanpa diduga tiba-tiba sekawanan singa mengepungnya. Profesor sangat ketakutan dan kebingungan." ide apa kira-kira yang harus kulakukan untuk keluar dari bahaya ini ?" tanyanya pada seorang teman lewat telepon. Lalu, jawab temannya, " anda yang profesor aja bingung, apa lagi saya."

Astronot Dari Jepang 

Seorang guru yang lagi bingung, atau hanya pura-pura bingung bertanya kepada seorang muridnya.
" Siapa nama orang Jepang yang ikut misi datang ke bulan bersama Nill Amstrong dan Aldrin Edrin ?"
Murid yang ditanya kebetulan anak yang cerdas, dengan cepat ia menjawab." Kukira Takada, pak guru."

Pak Guru nyengir ."betul, seratuus." katanya.

Christoper Colombus

Bu Guru bertanya kepada muridnya yang bernama Christoper Colombus.
" Chris, siapa yang menemukan benua America?"

Jawab Christoper Colombus," ya, saya sendiri, bu"

Bu guru melongo



Cara Memelihara Belut di Pekarangan Rumah


Siapa yang tidak kenal lauk pauk lezat berprotein tinggi yang bentuknya seperti ular ini. Belut.

Kandungan  gizi dalam 100 gram daging belut :
Protein     : 14%
Lemak       : 27%g
Zat besi.    : 2,0 mg
Kalsium     : 20 mg
Vitamin      :
A 1.600 SI(satuan Internasional)
B 0,1 mg
C 2,0 mg
Diminati dalam dan luar negeri tapi penyediaan barang masih mengandalkan tangkapan alam yang sumbernya semakin berkurang, tak heran jika belut dipasaran semakin sulit didapat. Minimnya pengetahuan akan budidaya ikan panjang lezat bergisi tinggi tersebut adalah penyebabnya.
         
Oleh karena itu disini saya dengan senang hati mau berbagi cara ptaktis budi daya belut model kolam bambu.
Tak banyak kata, langsung saja, inilah caranya :
Bahan :
1. Bambu , dimeter 8-10 cm   
    Panjang 130 cm, jumlah sesuai kebutuhan
 
2. Terpal : 5x6 meter.
3. Tali plastik
4. Paranet /nyiur
5. Paku
6. Oli
7. Pipa para
Alat :
1. Gergaji
2. Pisau
3. Linggis
4. Martil.

Dengan alat yang telah tersedia rangkai bambu seperti  gambar dibawah ini dengan ukuran : 4x3x1 meter.

Pasang dan atur terpal cukup satu lapis dan
pasang pipa paralon untuk pembuangan seperti gambar di bawah ini :

Pembuatan kolam selesai, sekarang tinggal pembuatan media.
Bahan :
- Jerami
- Pupuk kandang (gunakan kotoran kerbau atau sapi, sedangkan kotoran kambing tidak disarankan karena bersifat sulit hancur) pilih pupuk yang telah matang, ciri-cirinya , warna sudah menyerupai tanah, kering, tidak berbau dan tidak panas.
- Kedebog pisang
- Humus/kompos
- Tanah dan
- Air
A. Persiapan Media
* Potong-potong jerami 10 cm dan cincang kedebog pisang secara terpisah, lalu beberkan dibawah terik matahari.
* Bolak balik jemuran jerami dan kedebog pisang biar keringnya merata.
* Gunakan mikrostarter, seperti, biotanah, agrobost untuk mempercepat dekomposisi, caranya larutkan 2 tutup botol (10ml) cairan biotanah dengan 5 liter air, siram jerami dan kedebog pisang sementara itu bahan dibolak balik. Pemberian biotanah cukup 2 kali selama periode pengeringan, proses pembalikan jerami dan kedebog pisang dilakukan 2-3 hari sekali atau tergantung kondisi bahan.

B. Pembuatan Media.
* Campur semua bahan menjadi satu di luar kolam. Ukuran kolam 4x3x1 m dibutuhkan : 28,6 % jerami, 14,3% kedebog pisang, 14,3 % pupuk kandang, 28,6% humus atau kompos dan 14,3 % tanah sawah atau kebun, akan tersusun , tinggi 70 cm akan menyusut sekitar 60 cm.
* Masukan bahan kedalam kolam dan atur hingga merata.
* Tambahkan air secara perlahan kedalam kolam hingga tercampur dengan media.
* Diamkan media selama satu minggu, lalu aduk merata, keluarkan air secara perlahan dari dalam kolam hingga ganti dengan yang baru. Pergantian air kolam dilakukan 3 hari sekali.
* Lakukan tes media pada minggu kedua, jika media sudah tidak panas dan air tampak jernih, berarti media sudah layak huni. Pertahankan kstinggian air kolam 1-2 cm dari permukaan media.
* Tambahkan tanaman air, seperti, eceng gondok, dan kangkung sebagai peneduh.
Benih belut siap dimasukan.

C.Penyiapan Benih
Ada dua cara kita memperoleh benih, yaitu dari tangkapan di alam dan pembenihan secara intensif. Untuk penangkapan di alam pastikan belut tidak diperoleh dari hasil penyeteruman, karena benih dari setruman secara hormonal biasanya mengalami kerusakan, hal itu bisa berdampak pada tingkat produksivitasnya.

Pilih benih belut yang berkualitas, ciri-cirinya :
1. Gerak tubuh gesit dan agresif.
2. Sosok sehat, ditandai dengan tubuh yang mulus dan utuh.
3. Tubuh keras dan tidak lemah.
4. Tubuh berukuran kecil, 8 - 15 cm.

Untuk benih hasil dari tangkapan alam, sebaiknya dikarantina terlebih dahulu selama 2 hari.
Cara Karantina:
Benih-benih belut diletakan dalam bak diisi air setinggi 2 cm dari permukaan belut itu sendiri. Setiap 6 jam air diganti. Benih belut diberi makanan berupa telur ayam yang telah dikocok sekali perhari, misal, benih seberat 15 kg 2 butir telur untuk satu kali pemberian. Setelah satu jam pemberian makanan, air perlu diganti.

D. Penebaran benih
Sebelum melakukan penebaran benih lebih dahulu pastikan bahwa media telah siap huni. Lakukan pada pagi hari sebelum pukul 09.00 dan sore hari setelah pukul 15.00. Tujuannya agar benih tidak setres karena perubahan suhu yang mencolok.

Penebaran benih dilakukan di permukaan media tanpa harus menenggelamkannya. Kemantapan media bisa ditengarai jika benih dapat dengan mudah masuk ke media.
Jumlah ideal untuk ukura 3x5x1 m adalah 20 kg - 30 kg.

D. Pakan dan Pengaturan
Dihabitatnya, belut kecil memakan jasad renik berupa zooplankton dan zoobenthos di perairan dangkal. Setelah dewasa, belut dapat memangsa bekicot, larva serangga, cacing, kecebong, yuyu, anak ikan, udang-udangan dan keong mas sebagai makanan alaminya.
Pemberian pakan awal dilakukan sebelum bibit ditebar.

Cara :
Masukan pakan seperti, bekicot,  yuyu, atau keong mas sehari sebelum bibit ditebar. Makanan tersebut sebelumnya direbus dan dicincang. Perbandingannya adalah 1 : 1, atau 1kg makanan untuk 1kg bibit.
Makanan extra baik diberikan, misal : Pelet ikan, knsentrat ikan atau udang, usus ayam yang sebelumnya direbus dan dicincang.

Pemberian pakan dilakukan rutin 2 hari sekali, jika bibit 2 kg maka pakan sebanyak 1kg perdua hari.
Waktu pemberian makan yang baik adalah menjelang malam karena belut termasuk binatang nokturnal atau aktif di malam hari.

Terakhir, sirkulasi air yang teratur dan terus mengalir ,mengingat belut adalah binatang pemproduksi gas yang aktif.
  
E. Pemanenan
Buka lubang pembuangan air, keluarkan eceng gondok, kuras air yang tersisa dengan ember, tangkap semua belut tak tersisa karena seluruh media dikeluarkan dari kolam, sebaiknya pemanenan dilakukan pagi hari sebelum terik matahari.




Daftar Pustaka     :   AgroMedia

Kamis, 10 November 2016

CARA MELATIH MUSANG GARANGAN


Pernahkah anda melihat seekor binatang buas yang suka memakan ayam tetangga dan binatang-binatang peliharaan lainnya yang tengah  jalan-jalan mengikuti seseorang layaknya seekor anjing yang begitu setia pada majikannya? Tidak lain adalah seekor garangan, binatang sejenis civet atau luak yang sudah dilatih dengan sedemikian rupa hingga menjadi jinak dan tunduk kemudian dijadikannya binatang itu sebagai pet atau binatang kesayangan dirumah. Ia juga sejinak anjing yang setia menemani kemana pemiliknya pergi? Ingin tahu caranya, dibawah ini langkah-langkahnya untuk membuat garangan yang anda pelihara menjadi demikian.

Inilah langkahnya:
1. Carilah bahan garangan yang masih  muda /babby.
2. Makanan yang disukai binatang buas tersebut, gunakan saja anak-anak ikan kecil.
3. Lokasi pelatihan, halaman rumah atau kebun

Caranya:
Lepaskan anak garangan, jatuhkan satu ekor ikan kecil yang sudah di persiapkan, biarkan ia memakannya , setelah habis ia akan mengendus mencari yang baru , dalam keadaan itu panggilah namanya dan jatuhkan satu ekor ikan lagi setengah meter didepannya, setelah berhasil diraih biarlah dia memakannya, lalu makanan yang ketiga, lakukan juga hal yang sama seperti sebelumnya, panggil lagi namanya, pemanngilan nama berguna untuk  memberikan pemahaman naluri bahwa manakala namanya dipanggil berarti akan didapatlah makanan , setelah makanan yang ketiga, lakukan langkah serupa di jarak yang lebih jauh lagi, lebih jauh dan terus lebih jauh hinga garangan  memiliki kebiasaan itu dilokasi yang  berpindah pindah sampai kembali ke lokasi dimana start latihan dimulai  dalam hal ini adalah depan rumah.

Lakukan hal yang  sama setiap hari hingga tanpa lagi perangsang makanan digunakan tapi, garangan akan tetap mengikuti kemana anda jalan-jalan dikomplek daerah anda layaknya anjing terlatih  yang setia menemani kemanapun anda menghendaki.

Kurasa cukup begitu trik dan langkah menjinakan garangan, jika dilakukan dengan sabar dan telaten pasti akan berhasil, karena saya sendiri sudah  mempraktekannya. Selamat mencoba.

Rabu, 09 November 2016

Ini Cara Menghipnotis Diri Kita Sendiri, Stress Hilang Tenggelam Sugesti


Pernah menonton pertunjukan orang dihipnotis ? Sering tontonan itu ditayangkan , seperti di TV, di panggung atau media-media lainnya, penghipnotis memberikan sugesti dan sugesti itu diterima oleh alam bawah sadar terhipnotis, lalu terhipnotis melakukan semua yang diinginkan oleh si penghipnotis itu, jadilah tontonan yang sangat menarik dan kocak.

Bagaimana orang menghipnotis dan bagaimana rasanya terhipnotis? Untuk menjawab penasaran itu anda tak perlu mengundang tukang hipnotis, karena kali ini saya akan memberikan cara bagaimana menghipnotis sekaligus bagaimana rasanya terhipnotis, karena cara ini adalah Self Hipnosis, yaitu dimana sebuah kondisi kita menghipnotis diri kita sendiri. Wow, mau tahu ? ini langkah-langkahnya :

1. Mengakses Pikiran Bawah Zadar

Pilih ruangan yang tenang dan sejuk, anda dapat memutar musik relaksasi atau membakar kemenyan untuk mnghasilkan aroma terapi dalam mencapai kondisi yang relaks.

Kemudian, berbaringlah, tarik napas panjang perlahan-lahan lalu hembuskan perlahan-lahan pula, saat mengambil napas, bayangkan anda menghirup udara yang bersih yang membuat tubuh anda mnjadi segar dan relaks. Saat menghembuskan napas bayangkan anda membuang udara kotor.

Katakan kalimat-kalimat ini dalam hati:
"Saat ini aku menarik energi positif setiap kali aku menarik napas dan mengeluarkan energi negatif setiap kali aku menghembuskan napas. Semakjn lama aku semakin relaks dan tenang, dan aku merasa dalam kondisi nyaman yang sangat dalam."

Kemudian bayangkan sebuah bola sinar berwarna putih berada diubun-ubun anda. Rasakan bola sinar tersebut terasa sejuk di ubun-ubun anda dan membuat sekitarnya menjadi relaks. Kemudian, bayangkan bola sinar tersebut mulai memanjang turun ke kening, alis mata, hidung dan dagu anda sehingga saat ini, bagian ubun-ubun kepala sampai dagu anda menjadi sangat relaks dan malas untuk digerakan lagi. Berkata-katalah dalam hati:

"Saat ini mulai dari ubun-ubun kepala sampai daguku yang diselimuti oleh bola sinar putih sejuk ini, semua menjadi sangat relaks dan malas untuk digerakan lagi"

Cobalah untuk mulai menggerakan kelopak mata anda. Saat kelopak mata anda belum terasa malas untuk dibuka atau digerakan, teruskan untuk membayangkan dan merasakan bahwa sinar putih sejuk terasa mulai memanjang turun kebawah menuju leher dan dada.

Jika mata anda masih belum terasa malas untuk dibuka, ucapkan kalimat semacam ini dalam hati:

"Dalam hitungan mundur , mulai dari tiga,aku akan berada di kondisi yang lebih dalam lagi sehingga kepalaku mulai dari ubun-ubun hingga kedagu sangat relaks dan sangat malas digerakan. Tiga...bertambah relaks dan dalam. Dua....semakin relaks dan dalam. Satu...benar-benar sangat relaks dan dalam."

Setelah itu rasakan sinar putih sejuk tersebut_ yang telah memanjang dari dagu menuju dada ~ membawa sensasi rasa relaks tersebut menyebar ke leher, dada dan sekitarnya.
Katakan dalam hati:

"Saat ini rasa relaks tersebut telah menjalar hingga ke leher dan dadaku, sehingga sekarang mulai dari ubun-ubun sampai dadaku terasa relaks Dan nyaman yang sangat dalam."

Kemudian, lanjutkan visualisasi anda dengan membayangkan sinar putih sejuk itu memanjang Dan merambat ke punggung, perut, kedua lengan anda, dan paha. Tubuh andapun mulai dari ubun-ubun hingga paha berada kondisi yang relaks dan nyaman.
Katakan dalam hati:
" Saat ini, rasa relaks tersebut telah menjalar hingga ke leher dan dadaku sehingga sekarang, mulai dari ubun-ubun , lengan dan jari-jari tangan, punggung, perut,dan pahaku berada dalam kondisi relaks dan nyaman yang sangat dalam. Begitu dalam hingga kedua lenganku sangat malas untuk digerakan."

Coba untuk mulai menggerakan salah satu lengan anda perlahan-lahan, jika lengan anda masih belum terasa malas untuk digerakan,ucapkan kata-kata ini didalam hati:

"Dalam hitungan mundur, mulai dari tiga, aku akan berada dikondisi yang lebih dalam lagi sehingga kedua lenganku menjadi sangat relaks dan malas sekali untuk digerakan. Tiga...bertambah relaks dan dalam. Dua...semakin relaks dan dalam. Satu...benar-benar sangat relaks dan dalam."

Saat lengan anda terasa malas untuk dibuka atau digerakan, teruskan untuk membayangkan dan merasakan bahwa sinar putih sejuk tersebut mulai memanjang turun kebawah menuju betis hingga jari-jari kaki. Kemudian katakan dalam hati :

"Saat ini rasa rilaks tersebut telah menjalar keseluruh tubuhku mulai dari ubun-ubun hingga jari-jari kakiku. Begitu dalam hingga jari-jari kakiku sangat malas untuk digerakan".

Cobalah untuk mulai menggerakan salah satu jari kaki anda perlahan-lahan. Jika salah satu jari kaki anda masih belum tedasa malas untuk dibuka, ucapkan kalimat sepeeti ini dalam hati:

"Dalam hitungan mundur mulai dari tiga, aku akan berada dikondisi yang lebih dalam lagi sehingga jari-jari kakiku menjadi sangat relaks dan malas sekali untuk digerakan. Tiga...bertambah relaks dan dalam. Dua...semakin relaks dan dalam. Satu...benar-benar sangat relaks dan dalam."

2. Melakukan Pemantapan Relaksasi Lebih Dalam (Deepening).

Berkata dalam hati:
"Aku menghitung mundur dari sepuluh hingga satu, dan setiap hitungan mundur berjalan, aku dibawa dalam kondisi relaks dan nyaman yang semakin dalam"

3. Melakukan Sugesti Terhadap Diri Sendiri.
Langkah ini dimana kita dapat mengambil manfaat dari ini semua dimana kita memasukan sugesti ke alam bawah sadar untuk membawa hal yang lebih baik, siapa tahu tanpa kita sadari dijauh alam sadar kita terjangkit sugesti buruk bagai virus masuk dalam system ibarat tubuh kita handphone lalu error, serba gagal, lemot bahkan matot.

Luruskanlah, gantilah dengan sugesti harapan baik kita

Contoh:
Katakan pada diri ." Mulai sekarang ini dan seterusnya ,saya menjadi pribadi yang sabar, penuh pesona, enak bertutur kata, menarik bagi lawan jenis, terbuka, selalu bertindak positif, berguna bagi orang-orang disekitar saya dan menyenangkan, sehingga mudah meraih kesuksssan"

Untuk kasus-kasus yang berbeda anda bisa menciptakan sugesti sendiri sesuai yang dikehendaki.

4. Kembali ke Kondisi Normal (Terminasi).

Terminasi adalah tahap akhir untuk kembali dari alam hypnosis ke kondisi normal, yaitu dengan mengucap dalam hati sepert saat melakukan kondisi deepending tetapi dengan urutan ter balik.

Katakan dalam hati:
"Kini aku akan menghitung dari 1sampai 10. Pada hitungan ke 10, aku meninggalkan kondisi hypnosis ini untuk kenbali normal dan membuka mata, dengan kondisi saat aku telah termotivasi/meninggalkan kebiasaan buruk...aku memulai hidup baru sekarang dan seterusnya."

Keseluruhan praktek ini baik dilakukan setiap hari sampai sugesti benar-benar tertanam.

Sumber    : Dahsyatnya Hipnosis
Bersama   : Willy Wong & Andri Hakim


Selasa, 08 November 2016

BEGINI PROSES SANTET BEKERJA

Santet yang kita kenal sebagai senjata pembunuh jarak jauh yang mengerikan secara awam memang masih sulit dicerna dengan logika. Sejatinya bagaimana, sih proses santet itu berlangsung?

Dalam sudut pandang ilmiah, santet bukan tidak bisa diterangkan, kali ini penulis akan mengupas bagaimana si santet itu melakukan proses pekerjaannya.

Santet itu ilmiah. Santet adalah memasukan sebuah benda kedalam organ tubuh manusia dengan tujuan untuk menyakiti bahkan membunuh.

Dalam proses ilmiah, santet pertama mendramatisir benda padat menjadi benda gas , dari bentuk gas itu dipindahkan ke organ tubuh manusia yang dituju. Setelah gas tersebut bersemayam dalam organ tubuh ,santet melakukan tugas yang berikutnya yaitu mengubah kembali ke dalam bentuk benda padat seperti semula. Misalnya dari paku menjadi paku kembali, dari pecahan genting menjadi pecahan genting kembali, dari gulungan rambut menjadi gulungan rambut kembali sampai dari ulekan sambel menjadi ulekan sambel kembali.

Dengan alat apa untuk mengubah benda padat menjadi gas dan sebaliknya itu?

Disini mungkin batas kemampuan ilmiah sementara dipending dulu atau akan dilakukan penelitian lebih dalam lagi.

Jawaban selanjutnya  diperoleh dari sumber tukang santet itu sendiri.

Ada dua subyek  benda  yang mampu melakukan hal itu, satu, adalah kekuatan yang diambil dari kelesan ( anak manusia yang mati masih dalam keadaan suci, dengan kelahiran prematur atau bahkan meninggal masih di dalam rahim ibunya), dua , benda bernilai magic yang oleh pembuatnya di isi kekuatan yang serupa itu, seperti keris, jimat dan benda bermagic lainnya.

Bagaimana mengaktifkan energi itu?

Kalau soal itu mungkin tak jauh seperti yang sering kita lihat gambarannya dalam film -film ,kali, ya....

Sesaji, dupa (kemenyan yang dibakar) berbagai mantra mengiringi sebuah ritual. Dan tak lama kemudian, wuuuus.!!...melesatlah dengan kecepatan mungkin sebanding dengan kecepatan cahaya atau bahkan lebih.

Apakah semua orang bisa terkena santet?

Menurut research berdasarkan dari pelaku orang yang melakukan santet, jawabannya adalah, TIDAK.

Menurutnya, santet tak bisa dilakukan pada asal orang. Orang yang punya keyakinan dan ia teguh memegang keyakinannya itu. Keyakinan bahwa, manusia diberi kekuatan yang lebih sempurna dibanding makhluk apapun oleh Sang Pencipta makhluk itu sendiri, tidak akan bisa ditembus santet.

Orang yang kena santet biasanya orang tersebut memang telah mempunyai karma buruk di dalam dirinya oleh kelakuannya sendiri dan orang tersebut tidak menyadari bahwa dirinya pernah menyakiti orang lain.

Santet sebetulnya takut kepada obyek-obyek yang suci dan yang disucikan seperti Bacaan Ayat Qur'an dalam agama Islam, Tanda Salim dalam agama Kristian dan benda-benda yang disucikan lainnya.

Jadi, teguhkanlah keyakinan, berbuat baiklah pada orang, percayalah santet tidak akan menembus anda.