Jumat, 28 September 2018

Strategi Move On Menambal Hati Yang Luka


 
Hati luka ditinggal pasangan. Entah itu pacar atau sudah menikah. Ada kata, "Sebelum janur kuning melengkung", jangankan janur kuning, yang sudah berhasil menikah saja banyak yang ditinggalkan. Apalagi yang masih tarap pencarian, pil pahit akan menjadi hal biasa ditelan.

Orang yang kita cintai setengah mati  harus berpisah karena suatu hal, orang yang kita bidik menjadi pendamping hidup menolak mentah- mentah . Galau, sedih dan juga putus harapan. Tapi apakah hal yang seperti ini akan selesai hanya dengan air mata? Tertutup sudahkah harapan yang lebih cerah?

Jawabannya adalah, tidak. Masih ada. Bahkan hidup yang lebih baik dari ini. Yang penting kita fokus  dulu pada penyembuhan luka. Karena selagi kita masih rajin mengingatnya, akan sulit untuk melangkah ke sana.

Bagaimana untuk cepat bisa move on? Coba renungkan dan lakukan cara-cara dibawah ini.

Semua orang punya sisi kebaikan dan sisi kejelekan. Saat seseorang jatuh cinta yang dilihat biasanya kebaikan-kebaikannya saja, semua kejelekan tertutup semuanya hingga tak tersisa.

Hingga sampai pada saatnya ditinggalkan, semua yang dikenang juga yang baik-baiknya saja, disanalah semakin besar potensi galau anda yang  berdampak anda sulit untuk move on.

Untuk bisa move on dan menambal luka adalah dengan melupakan kenangan manis dan mengingat kenangan pahit, melupakan unsur kebaikan dan mengingat unsur kejelekannya, semakin anda mampu melakukannya, semaki cepat anda dapat melupakannya.

Pada saat hati ini patah, biasanya menyendiri adalah hal yang paling disukai, dalam kesendirian orang ingin membuka rekaman kenangan yang berdampak semakin terkenang dan teggelam dalam kegalauan.

Jika anda ingin segera terbebas dari penderitaan, segera ganti hasrat untuk menyendiri dengan mengundang atau mendatangi teman dan beebincanglah banyak topik menarik dan kalau perlu hindari topik tentang mantan anda.

Biarlah semua mengalir bagai air deras yang mengalir. Lambat laun rasa galau sedikit demi sedikit akan menghilang dengan sendirinya seiring dengan keseruan yang ada.

Rencana Allah Lebih Baik 

Boleh-boleh saja anda mengatakan bahwa mantan anda adalah segala-galanya. Tapi jaminan apa yang membuat anda berani mengatakan hal tersebut, sedang hanya yang diatas sanalah yang lebih tahu apa yang terjadi didepan anda dan mantannya. Kata-kata puitis "Dia adalah segala-galanya" itu adalah omong kosong, itu disebabkan  karena anda sudah terkena panahnya dewi asmara yang sejak awal perkenalan sudah mengintainya, sehingga andapun terbuai oleh kemanisannya dan pada akhirnya engkaupun ditinggalkan. Jika sudah begitu, dimana tanggung jawab sang dewi itu? Mungkin dia terbang kelangit dengan sayap dan panah terselip dipinggangnya.

Jika dia baik, dia pasti tidak akan meninggalkan anda. Itu saja menjadi dasar yang utama. Selanjutnya, Mungkin Tuhan punya rencana, dan semoga Dia berpihak kepada anda, sehingga rencana yang baik yang diberikan kepada anda.

Sebagai contoh, Umur mantan kamu tidak akan sampai tahun depan. Tuhan memberikan jalan untuk anda putus karena Tuhan lebih sayang dengan anda, karena jika hubungan anda dengan dia tetap berlanjut sampai ke jenjang pernikahan, tahun depan anda menjadi janda kembang, lebih parah lagi anda sudah hamil.

Anda bisa saja memaki-maki nasib saat ini, tapi bilang apa ditahun depan? Semua kejadian pasti ada hikmahnya. Meski kejadian yang membuatmu sedih sekalipun. Karena tak ada kesedihan yang selamanya.

Firman Allah," Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah Maha Mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui,"(QS.Al-Baqarah:216).

Bukan Mantan Satu-Satunya Orang Yang Bisa Membahagiaan Kita

Aleta Korman, seorang psikolog ternama bahkan  berpesan untuk jangan mengharap punya kisah yang happy ending. Akan selalu ada orang lain yang lebih cocok untuk kita. Bukan cuma dia satu-satuny orang yang bisa membuat kita tertawa, masih ada peluang orang lain yang bisa lebih membahagiakan kita, dia sedang menunggu kita, bahkan dia adalah pilihan Allah sudah pasti yang terbaik.

"Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan didunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka."

Kebaikan didunia yang satu diantaranya adalah pasangan hidup yang baik. Ada beberapa kebaikan didunia yang dalam do'a kita meminta.

pertama, Mohon menjadi orang yang bersukur kepada Allah. Firman Allah, "La in syakartum la azidannakum" artinya, "Apabila kalian bersyukur niscaya akan ku tambah niikmatKu kepadamu"

Kedua, memiliki pendamping yang shalih dan shalihah. Pendamping yang shalih dan shalihah tidak akan mengkianati cinta, akan tetapi, selalu akan menghormat dan menyayangi pasangan.

Bukanlah termasuk orang shalih, jika mantan anda tega meninggalkan anda. Mungkin dia menyayangi anda hanya dalam saat-saat tertentu saja. Bersyukurlah orang sejenis mantan anda meninggalkan anda.

Ketiga, Dikaruniai anak yang shalih dan shalihah, anak yang shalih dan shalihah taat kepada orang tua, disaat orang tuanya meninggal dia akan mendoakannya.

Dari orang yang shalih dan shalihahlah akan melahirkan anak yang shalih dan shalihah. Keturunan pengkianat mungkin tidak jauh dengan kulitnya.

Keempat, Memiliki harta yang berkah. Harta yang berkah akan menjadi jalan amal shaleh bagi pemiliknya.

Untuk menjadi harta yang berkah harus diperoleh degan baik dan halal. Carilah pasangan dari orang yang baik-baik yang mencari nafkah hidup dijalan yang baik.

Mungkin mantan anda penjudi dan suka nyopet, mengingat ini juga membantu mempercepat proses penghapusan.

Ke lima, Tidak memiliki hutang. Dalam ajaran Islam memiliki hutang tidak dilarang akan tetapi mempunyai hutang terlalu banyak akan menjadi hidup tidak nyaman dan bahagia.

Siapa tahu mantan anda termasuk jenis orang yang  suka berhutang, jika ya, itu keberuntungan anda terlepas darinya.

Keenam, Punya ilmu yang bermanfaat. Orang yang punya ilmu bermanfaat bagi orang lain akan mendapatkan kebaikan didunia dan akhirat.

Ilmu apa yang bermanfaat pada pasangan anda, jika tidak ada, akan membantu anda melupakannya.

Nah, dengan begitu, besar harapan anda untuk bsa menemukan sosok yang tepat sebagai pendamping hidup. Lupakan dan move on dari sosok yang telah membuat anda gelisah dan kacau. Segeralah berbenah untuk hidup yang lebih indah. Jangan terpaku pada seseorang saja, dunia tidak selebar daun kelor, ditinggal pasangan, cepatlah move on dan cari pacar lagi.

Dan sebagai penutup, pesan saya yang sangat penting, JANGAN SEKALI-KALI MENCARI PASANGAN YANG SEMPURNA ! 

Selasa, 25 September 2018

Bertemu Jodoh Saat Mau Bunuh Diri


Jodoh manusia adalah misteri Yang Maha Kuasa. Dimana  dan dengan siapa dipertemukan tidak ada seorangpun yang tahu. Manusia hanya bisa merencanakan namun Tuhan yang menentukan. Oleh karena itu manusia tidak bisa memaksakan cinta seseorang untuk bersanding dengan orang tertentu sesuai kehendak yang tidak datang dari hati yang paling dalam , apalagi hanya demi sebuah keuntungan semata, karena cinta sendiri itu tidak matre, melainkan suci, murni dan mulia, tetapi manusia yang telah menodainya, cintapun diperkosa demi hawa nafsunya.

Cinta bisa datang dan pergi, jika ia harus  pergi , biarlah dia pergi, tak usah ditangisi. Rencana Tuhan lebih baik daripada  recana kita, baik menurut kita belum tentu baik menurut Tuhan, begitu juga sebaliknya. Jodoh pasti akan datang pada suatu saat yang tepat, setiap manusia pasti ada takdirnya, semua sudah diatur oleh Sang Pencipta.

Sakit dan kecewa  tentu ada, terutama bagi yang menjadi korban kepalsuan cinta,  namun  bukan berarti segalanya harus berakhir, janganlah  kita mau diperbudak oleh perasaan. Apalagi harus kehilangan segala galanya.

Seperti kisah  tidak  romantis ini, yaitu kisah antara Tarjan dan Tursinah (Tutur). Ketika kedua sijoli  dipertemukan jodohnya saat mereka sama-sama mau melakukan bunuh diri. Sebelumnya, cerita  panjang yang pahit masing-masing mereka lalui  bak cerita dalam novel.

Tarjan, umur 26 tahun. Ketika itu pemuda yang lugu dan bersahaja itu harus putus asa, kecewa, malu dan bingung campur aduk menjadi satu, semua membawanya hidup dalam kekacauan. Kejadiannya berawal dari  beberapa hari menjelang pernikahan, suatu peristiwa harus terjadi yang membuat pernikahan yang dinanti-nanti itu batal.

Segala tetek bengek persiapan acara pernikahan telah dipersiapkan, hari dan tanggal  pelaksanaan sudah ditentukan, lebih jauh lagi, undangan sudah terlanjur disebar luaskan, namun, wanita yang mau dinikahi tiba-tiba menghilang  entah kemana rimbanya. Dalam persembunyiannya dia memberi kabar lewat telepon, menyuruh untuk membatalkan rencana acara pernikahan, ia menyatakan bahwa ia pergi bersama mantan pacar sebelumnya dan merencanakan akan menikah.

Siapa yang tidak sakit mendapatkan masalah seperti ini, apalagi untuk anak desa seperti Tarjan yang cenderung lugu dan pemalu tinggal dalam masyarakat desa yang masih kental dengan budaya kasak kusuk, gunjing nenggunjing, terutama para ibu-ibu  sedang berpetan ria (mencari kutu di rambut orang), berita-berita miring akan menjadi topik yang sangat menarik sebagai pengiring mencari kutunya.

Belum lagi, bagaimana mengatakan kepada sanak keluarga tentang pembatalan ini, Jawaban apa nanti pada tamu yang datang karena sudah terlanjur mendapat undangan pesta.

Kejadian ini  benar-benar menjadi sebuah pukulan telak, tidak tahu harus berbuat apa, mau mengadu kepada siapa, mau protes pada siapa. Yang ada hanyalah rasa malu yang tak tertahankan, dalam kondisi seperti ini, bujukan setanlah yang akhirnya  menjadi pemenang. Ia dibawanya ke jalan yang sesat,  jalan yang dianggap paling praktis untuk mengahiri segalanya, jalan yang paling bijaksana banyak dilakukan orang yang tidak lagi punya harapan hidup, bunuh diri. Solusinya.

Diatas jembatan setinggi 50 meter diatas air yang mengalir deras dari hulu sungai Logawa lereng Gunung Slamet, Purwokerto, sebuah keputusan sudah final. Tinggal satu langkah lagi untuk seorang Tarjan terjun dan segalanya selesai.

Itu menurut pikiran Tarjan. Baginya kematian adalah bagian akhir dari segala-galanya, termasuk segala rasa yang sedang meluluh lantakan hatinya. Wajar kalau dia ingin melakukan. Semua tindakan pasti ada motiv dengan harapan keuntungan yang terkandung didalamnya.

Memandang kebawah jauh sana deras air sungai mengalir diantara batu-batu putih berkejaran. Seekor burung gagak bertengger diam. Tajam tatapannya seperti melihat mangsa. Atau sedang berharap beberapa saat lagi ada satu mayat membusuk untuk santapan malamnya. Ia perlu menepis keraguan, kalau hawa angker dan ngeri itu bisa mempengaruhi niatnya dan ia harus fokus pada rencana semula.

Sekarang yang harus dipikirkan adalah kaki mana yang akan didahulukan untuk melompat. Ini adalah detik-detik perpisahan dengan semua yang ada didunia, teman-teman, orang tua, keluarga dan semua yang disayanginya. Beberapa menit kemudian semua akan berbeda.

Langkah itu tertunda ketika tiba-tiba  melihat seorang gadis yang juga akan melakukan hal yang sama, diatas jembatan yang sama tidak jauh dari dirinya berada.

Gadis itu sedang melakukan persiapan untuk meloncat terjun. Namun hal itu gagal dilakukan karena Tarjan  tanpa banyak pikir lagi langsung berteriak, "Tunggu....!" ia menghampiri gadis itu dengan secepat kilat menyambar tubuhnya dan menariknya kembali ke atas jembatan.

Gadis itu adalah Tursinah (Tutur), 21 tahun yang sedang hamil 2 bulan karena kecelakaan, namun lelaki yang menghamilinya tidak mau bertanggung jawab. Lebih dari itu, ia juga diusir oleh orang tuanya lantaran mereka tidak mau ikut menanggung malu akibat aib itu.

Dalam dekapan Tarjan, Tursinah  hanya bisa menangis. Setelah pergumulan hebat dilakukan untuk mengangkat kembali tubuhnya yang sudah terkilir.

"Sabar, mba, semua masalah dapat dicarikan solusinya, tapi tidak dengan seperti ini " kata Tarjan selanjutnya.

Gadis  cantik bertubuh semampai itu terus menangis, menatap sendu kepada Tarjan. Tarjan masih belum percaya dengan apa yang baru saja dilakukan. Membayangkan seandainya dirinya gagal menyambar tubuhnya dan kmudian melihat gadis itu jatuh dari ketinggia 50 meter dibawah sungai yang penuh batu.

Entah kenapa ada perasaan tak  rela jika gadis yang didekapnya itu mati sia-sia, padahal dia sendiri sadar, keberadaannya ditempat yang sama itu mungkin dalam rencana yang sama pula. Dan rencana itu mendadak menjadi buyar, lantaran tanpa disengaja harus terlibat  dalam peristiwa nekad yang sudah lebih dulu dilakukan oleh gadis itu. Setidaknya masih ada kesempatan untuk mengatakan  bahwa dia tidak sendiri didunia ini.

Angin sore melintas perlahan menghempaskan daun-daun bambu yang tumbuh rimbun disekitar jembatan. Seekor burung gagak terbang menjauh sambil berteriak dengan suaranya yang kas. Seakan kecewa karena gagal menyaksikan tontonan kematian yang biasa tak pernah gagal  terjadi di Jembatan itu.

Peristiwa itu menjadi momentum mereka berdua, bahwa semua kejadian ada hikmahnya. Membuktikan bahwa mati, rejeki dan jodoh adalah urusan yang di atas. Manis dan getirnya hidup adalah romantika, juga kadang sebuah ujian untuk mencapai jalan selanjutnya menjadi lebih bahagia. Sadar atau tidak, mereka telah melakukan hal yang luar biasa yang konsekwensinya adalah nyawa, tapi berakhir dengan sebuah pertemuan dengan orang yang bernasib sama..

Mungkin karena nasib yang sama, peristiwa itu membuat mereka jadi akrab, ada yang lain mereka rasakan, kenyamanan, kejujuran dan keterus terangan. Seperti terbangun dari mimpi buruk, mereka kemudian saling berpegangan dan  berbincang tentang semua problema yang membutuhkan orang yang tepat untuk mencurahkannya. Dia sudah mendapatkannya.

Tarjanpun merasa tersanjung ketika Tursinah  mengatakan " Kau telah menyelamatkan nyawaku, aku tak tahu seandainya tidak ada kamu, "

Semakin lama semakin kebersamaan langkah tercipta, semakin berkembang pula benih-benih cinta yang semakin hari semakin indah, membawa serta mereka untuk move on dari penderitaan masing-masing.

Semua rasa sakit kurasakan hanyalah sekejap, sekarang aku benar-benar mendapatkan gantinya. Apa jadinya jika aku sukses dengan rencanaku yaitu melakukan bunuh diri. Dan aku membawa penderitaan itu sampai mati pada waktu yang tak bertepi.

Ternyata masih ada keindahan  yang bisa kurasakan. Setelah sekian lama menganggap semua itu tak akan lagi ada akibat rasa sakit hati yang mendera menutup segalanya.

Tarjan akhirnya memutuskan untuk meminang Tursinah, setelah menceritakan kepada keluarganya masing-masing apa yang telah terjadi.

"Dia satria penyelamat saya. Semua peristiwa telah menuntun ku kepada seorang pemuda pujaan yang sesungguhnya. Dan aku akan bahagia menjalani bahtera hidup disisinya. Mungkin ini yang namanya jodoh, dimana saja bisa bertemu, meski disebuah tempat yang tidak mungkin."  Ujar Tursinah.

Demikian, akhirnya merekapun menikah. Tursinah tampak cantik sekali dengan gaun pengantin yang dikenakannya. Tarjan juga bagai seorang pangeran dengan baju ala keratonnya. Semua keluarga dan pengunjung antri berjalan  satu persatu  menyalaminya, ada juga yang cipika cipiki.

Malam pesta perkawinan yang semarak. Malam pesta perkawinan yang dipenuhi dengan kebahagiaan. Bahkan air matapun, air mata bahagia. Lagu "Tak Ingin Sendiri"  oleh Bunga Citra Lestari mengalun  di sound system mengiringi acara pesta. 

Minggu, 23 September 2018

Suka Duka Piara Jongkangan Hingga Kelemahan Menyamankan Tuannya


Burung Jongkangan yang sekian lama tidak dianggap sebagai burung pemeliharaan, sekarang semakin diminati oleh penghoby burung, baik sebagai kelangenan maupun kontes.

Namun demikian, sulitnya mendapatkan burung ini menjadi penyebab jumlah pemiliknya tidak sebanyak pemilik burung lain yang tersebar hampir diberbagai daerah.

Sebelum membahas lebih lanjut tentang uniknya burung ini, lebih dulu saya akan memperkenalkan dulu tentang burung Jongkangan itu.

Burung Jongkangan merupakan spesies dari keluarga Muscicapidae yang masih sekerabat dengan Cingcoang alis putih. Burung ini mempunyai nama dalam bahasa Inggris, Lesser Shortwing (Brachypteryx leucophrys), dalam bahasa nasionalnya disebut, Cingcoang Coklat dan sekarang lebih dikenal dengan penyebutan  lokal dengan nama Jongkangan.

Habitat burung ini dapat dijumpai di Bangladesh, Bhutan, Kamboja, China, India, Indonesia, Laos, Malasia, Mianmar, Nepal, Thailand dan Vietnam.

Makanan dari burung ini adalah siput, keong, tempayak, pupa kumbang, ulat, serangga dan lain-lainnya.

Penyebab Burung Sulit Didapatkan

Bagi para pemerhati burung, sebetulnya burung ini sudah lama memberikan rasa penasaran untuk memeliharanya, tapi masalahnya adalah, sulitnya burung ini dipikat bahkan oleh pemikat yang sudah berpengalaman sekalipun.

Para pemikat umumnya menggunakan alat jaring yang digelar di atas tanah, mengingat burung ini lebih banyak menghabiskan hidupnya dalam mencari makan disemak-semak permukaan tanah atau bawahan.

Setelah jaring terpasang, pemikat kemudian menggiringnya , caranya dengan melakukan pengejaran dibarengi dengan menakutinya dengan melempar atau melontarkan benda sebagai pengejut  agar burung lari dan kemudian masuk ke dalam jebakan jaring. Untuk burung lain, setelah langkah ini dilakukan sudah dipastikan burung yang ditargetkan akan segera terperangkap bergelantungan dijaring setelah menabraknya.

Akan tetapi, tidak demikian untuk burung Jongkangan. Setelah dilakukan perjuangan panjang memasang jaring dan semua trik dilakukan, jaring tetap kosong tak satupun terjerat. Burung yang sudah ditengarai lari ke arah jebakan jaring lolos melarikan diri, pengalaman itu berulang kali terjadi, hingga membuat penangkap stress dan putus asa. Dengan kejadian ini serasa impian memelihara burung inipun sirna.

Ditemukan Cara Menjerat Burung Jongkangan

Burung unik dan mungil yang baru dikenal ini terus menarik dan membuat penasaran peminat, pasalnya, burung yang mirip pelanduk semak ini memiliki suara lengkingan yang sangat indah dan keras, dalam jarak dekat terasa memekakan telinga, nada lagunya mirip burung teledekan bambu dan suara kriwikan seperti murai batu,  membuat para pemikat burung ini bekerja keras menemukan cara yang tepat bagaimana burung tersebut dapat dijerat, akhirnya kerja keraspun berhasil.

Angga Jongkang, Baturagung, Purwokerto, Jawa Tengah adalah satu diantara para pemikat yang berhasil menemukan cara yang tepat dalam  menangkap Jongkangan tersebut, untuk mengenang jasanya, teman-teman memberikan embel-embel namanya dengan kata Jongkang dibelakang nama aslinya, "Angga Jongkang", begitu mereka menyebut nama barunya yang berarti," Angga si penakluk Jongkangan".

Berkat jasanya, penggemar Jongkangan disekitar lereng Gunung Slamet kini dapat menikmati merdu suaranya sambil menikmati kopi hangat dirumah.

Angga menemukan cara itu setelah berpikir dengan keras, namun setelah ketemu caranya, ternyata sama sekali tidak sekeras yang dipikirkannya.

Sumber kegagalan penangkapan  yang membuat burung selalu dapat meloloskan diri dari jerat, ternyata begitu simpel, kronologi utamanya adalah pada saat burung ketakutan lalu lari terbirit-birit kearah jaring, ternyata burung tidak menabrak jaring, akan tetapi menembus celah yang terdapat diantara batas bagian terbawah  jaring dan tanah. Burung menukik kebawah semak, menerobos celah itu dan membebaskan diri keluar menjauhkan diri dari daerah penjeratan tersebut.

Pemikat kemudian dengan secepatnya lari memeriksa jaring dan yang didapat adalah jaring yang masih kosong, burung yang dikejar bagai hantu menghilang begitu saja. Tak lama kemudian terdengar mereka berkicau tidak jauh dari daerah itu seakan sengaja mengejek orang yang telah bersusah payah memasang pikat tersebut.

Dengan diketemukannya akar permasalahan tersebut itulah, pemikat hanya perlu mengatur batas bagian terbawah jaring dengan tanah hingga tak bercelah yang memungkinkan tubuh burung dapat menerobosnya, dengan begitu burung tak ada pilihan lain kecuali menabrak jaring dan masuk ke kantungnya, dan pemikat kini dapat tersenyum, dengan senang hati menyelamatkan burung-burung yang diimpikannya itu dari lilitan jaring dan memasukannya ke kandang yang sudah dipersiapkan untuk kemudian dibawa pulang. Kerja yang bagus, brow, ini baru !

Kelemahan Burung Jongkangan

Setelah burung Jongkangan berhasil ditangkap, ternyata burung ini mempunyai kelemahan yang tidak diduga sebelumnya, yaitu tidak tahan dengan panas. Jika burung pada umumnya menjadi sehat kalau dijemur, untuk burung Jongkangan malah mati kalau dijemur, hal ini serta merta menjadi emage, bahwa burung Jongkangan adalah burung yang mudah mati untuk dijadikan piaraan, padahal tidak demikian sebenarnya, kematian terjadi hanya pada masalah penjemuran. Namun tetap saja, emage ini membuat burung yang sedang merangkak tenar menjadi padam kembali. Satu persatu penggemar memilih mundur daripada memelihara burung imut ini.

Kelemahannya Menyamankan

Jika sudah begini pemeliharaan burung Jongkangan mengalami goncangan, penggemarnya semakin lama semakin berkurang. Artis pendatang baru ini nyaris gagal menjadi tenar, seiring waktu berlalu, bayangan buruk tentang burung itu semakin menghantui, sebelum sebuah gebrakan baru terjadi.

Gebrakan baru tentang burung Jongkangan yang diperkirakan sudah kolep tiba-tiba kembali mengejutkan. Sekarang penggemar burung mulai memilih Jongkangan lagi, setelah dipikir lebih dalam lagi, dari semua permasalahan yang pernah ada, ternyata kelemahan dari burung Jongkangan adalah justru merupakan kelebihan dari nyamannya punya momongan burung Jongkangan itu sendiri.

Pikir saja, jika anda piara burung Jongkangan dirumah, dan kebetulan anda seorang pekerja yang harus berangkat kerja jam 07.00,  pada burung konvensional, burung memerlukan penjemuran sinar matahari pagi antara pukul 07.00 hingga sekitar pukul 11.00, jika tidak, burung akan tidak sehat, malas bunyi dan lebih parah lagi, mati. Namun demikian, tidak mungkin anda harus terlambat kerja setiap hari dan di pecat dari pekerjaan demi membela burung peliharaannya.

Daripada anda perang batin setiap hari antara burung kesayangan dan pekerjaan, memelihara burung Jongkangan adalah solusinya.

Logikanya adalah, setelah rentannya kematian pada burung Jongkangan sudah diketahui penyebabnya secara pasti yang tidak lain adalah faktor penjemuran, maka untuk memelihara burung Jongkangan agar tidak mati adalah dengan tidak melakukan penjemuran, biarkan saja sangkar tergantung diruang dalam rumah tanpa repot-repot harus membawanya keluar rumah demi mencari tempat yang tembus sinar matahari. Teori inilah yang kemudian diaplikasikan penggemar Jongkangan yang justru lebih tidak merepotkan.

Sebagai seorang karyawan, anda bisa berangkat kerja pagi tanpa ada yang membebani. Anda tinggal meninggalkan pakan yang cukup dicepuk yang bisa dilakukan malam hari dan pagi hari tak ada catatan burung dalam agenda persiapan berangkat kerja. Bagaimana, lebih enak, bukan?

Bagi yang mempunyai waktu untuk menjemur burung, disaat musim hujan dan hari selalu mendung , ketidakadaan sinar matahari bukanlah suatu masalah jika burung yang anda pelihara adalah burung Jongkangan.

Itulah kenapa saya menyebut kekurangan dari burung Jongkangan justru malah menjadi  kenyamanan bagi tuannya. Kenyamanan yang lain, harga burung ini masih sangat terjangkau untuk semua lapisan, jika meninjau harga burung yang baru tangkap atau bakalan berkisar, Rp 60.000- Rp.100.000 an, akan tetapi, jika sudah gacor bisa mencapai 1 sampai 10 jutaan.


Kamis, 20 September 2018

Positive Thinking, Makna Yang Dalam dan Illahiah


Setelah di lakukan pengamatan seteliti-telitinya, sumber dari  motivasi untuk menjadi pemenang dalam kehidupan adalah dimulai dari berpikir positif , lalu terjadi penuntunan batiniah bagi yang rajin menanamkan pikiran-pikiran yang baik dalam otak, jauhkan dari hayalan buruk dan jangan pula mengatakannya supaya tidak direkam alam pikiran bawah sadar.

Apa yang direkam alam pikiran bawah sadar adalah diluar kesadaran dan rencana kita. Padahal, apa yang direkam dan dicatat di alam bawah sadar sana kemudian diaplikasikan untuk mengendalikan hidup kita.

Catatan yang baik akan menghasilkan susunan program yang baik, catatan yang buruk akan menghasilkan susunan program yang buruk. Celakanya, semua program berjalan diluar keinginan dan kesadaran kita.  Apa yang dilakukan dalam kehidupan nyata adalah sebagian besar dari  programnya.

Dalam penelitian, alam bawah sadar mengendalikan hidup kita sebesar 82%, jadi hanya 18%  diri kita dikendalikan dengan logika dan kesadaran. Segigih apa upaya kita untuk mengendalikan hidup untuk menjadi baik atau menjadi buruk jika dibandingkan dengan 82%?

Berbicara dan berfikir yang positif. Itu adalah intinya.

Buku- buku berisikan  ceramah para motivator kesohor dari belahan dunia  sampai ke negeri barat laris terjual. Mereka melancarkan motivasi lewat bukunya yang setebal batako, disana banyak cerita, informasi, motivasi yang menggerakan semangat pembacanya  "bla bla bla bla....", dapat kita amati,  pada satu halamana tengah, halaman utama atau paling tidak dihalaman akhir  anda akan mendapatkan kata yang  berbunyi,  " Positive Thinking ", atau thinking positive. Artinya kurang lebih sama, yaitu, berpikir positif.

Berbicara mengenai Positive Thinking atau Berpikir Positif, kalau ditelusuri ternyata tidak  sesederhana yang kita ketahui, ada makna yang dalam dan illahiyah   disana.

Saya sebagai penganut Islam  mendapatkan pengajaran dari agama, bahwa Allah dalam menentukan menjadi apa umatnya sesuai apa yang menjadi prasangkanya.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Allah Ta'ala berfirman: "Aku sesuai persangkaan hamba-Ku". (HR. Bukhari, no. 6970 dan Muslim, no. 2675)

Dalam ajaran tentang umat dan Sang Pencipta, maka munculah sebuah kata yang berbunyi, Husnudzon (berbaik sangka), lawan dari Husnudzon adalah Suudzon (berburuk sangka). Barang siapa yang berprasangka baik, akan menjadi baik dan sebaliknya bagi yang berprasangka buruk akan menjadi buruk.

Saya berpikir, dari mana mereka menimba ilmunya, filsafat yang mereka berikan  tidak lepas dari filsuf dasar yang sama dalam motivasi yang mereka kembangkan, dan sementara hal itu telah ada tersirat sebelumnya didalam kitab yang  sebagai santri sejatinya sudah saya pelajari jauh-jauh hari. 

Hingga aku membeli buku setebal batako yang berjudul "The Power Of  Positive Thinking" karya Norman Vincent Peale yang best sheller itu. Dan yang lebih keren lagi berbahasa Inggris. Jika dirangkum apa inti keterangan dari buku itu, saya hanya perlu menulis satu kalimat yaitu kata "positive thinking" yang di pesantren Al Hikmah disebut, Husnudzon  yang artinya sama yaitu, "berpikir positif".

Bukan sekedar kalam yang illahiyah, dalam kehidupan juga pernah aku temui dengan begitu nyata dalam pengalaman hidup pribadi, dimana aku punya teman yang setiap menemui suatu masalah besar maupun kecil selalu dengan begitu ringannya melontarkan kata, "Wah, kalau begini mending bunuh diri aja". Kata-kata itu selalu diucapkan tanpa beban dan bahkan dengan nada bercanda. Entah itu kebetulan atau tidak, suatu pagi aku mendapat kabar bahwa dia telah melakukan bunuh diri.

Disaat yang lain, suatu ketika seorang berkata kepadaku dengan tangan menunjuk kearah sebuah rumah baru  yang berlokasi tepat diseberang jalan depan rumahku. Aku tahu persis bahwa rumah tersebut baru selesai dibangun setengah tahun sebelumnya oleh keluarga bahagia yang baru saja pulang dari luar negeri. Jadi kemungkinan rumah itu berpindah tangan ke orang tersebut adalah muskil, pikirku saat itu. Tapi, orang tersebut berkali-kali mengatakan hal yang sama setiap menatap megahnya rumah itu.

Tidak disangka, keluarga bahagia pemilik rumah tersebut mendapat telepon dari orang tuanya di Jawa Timur agar pindah dan menempati rumah orang tuanya di sana, dan akhirnya, ia memutuskan untuk menjual rumah itu.

Dan orang yang  saya ceritakan tadi, yaitu dia yang selalu bilang akan membeli rumah itu, secara kebetulan  kebun yang dia miliki digusur, orang tersebut mendapat ganti rugi dari perusahaan yang menggusurnya dan dengan uang tersebut dibelilah rumah yang diimpikannya itu. Subhanallah, sungguh ajaib.

Maka dari itu, berhati hatilah dengan alam pikiran bawah sadar. Kecerdasannya dalam menyerap sugesti dan mengaplikasikannya tanpa kompromi dengan logika dan pikiran sangat berkaitan dengan dampak yang terjadi pada kehidupan kita.

Kita tidak dapat mengaturnya, namun kita dapat memberikan sugesti kepadanya, kalau perlu kita menghipnotisnya. Dalam hal ini, kita menghipnotis diri kita sendiri, lalu memberikan sugesti kepada alam bawah sadar diri kita sendiri dengan sugesti yang baik, biarlah alam bawah sadar merekam sugesti yang baik itu bukan yang lain disaat kita berada dalam suasana hipnosis, lebih lengkapnya anda dapat baca disini Ini Cara Menghipnotis Diri Kita Sendiri, Stress Hilang Tenggelam

Sang Pencipta mengetahui yang ghoib dan yang nyata. PetunjukNya tidak akan pernah salah. Mungkin kitalah sebagai hamba yang tidak peka. Kita lupa bahwa yang mustahilpun bisa dengan mudah terjadi jika tangan Tuhan yang bicara. Kedahsyatan pikiran manusia adalah atas kehendaknya, sebagai bukti bahwa manusia adalan makhluk yang paling sempurna.




Senin, 17 September 2018

Kadang Jalan Salah Tetap Sampai Tujuan


Pepatah mengatakan, banyak jalan menuju Rhoma. Maksudnya adalah banyak jalan menuju sebuah tujuan, dimana disana ada sesuatu yang kita impikan. Berbagai cara dilakukan untuk menggapainya.

Bagi yang bernasib mulus, dengan mudah orang dapat menggapai apa yang dicita-citakan. Akan tetapi, bagi yang bernasib malang, apapun yang dilakukan selalu menemui kegagalan. Mungkin karena tidak tahu triknya, kurang gigih dalam melakukannya atau memang sudah menjadi nasibnya yang sial.

Bagaimana trik yang benar dan cara yang jitu ? Banyak motivator yang tidak pantang menyerah memberikan kuliahnya. Pada kesimpulannya orang hidup memang harus berhasil, karena manusia berhak untuk bahagia. jika tidak, lalu, untuk apa hidup. Tak dapat dibayangkan rasanya hidup dalam ketidak berhasilan. Apapun jalan yang harus ditempuh, masih lebih baik memilih untuk terus bertempur sampai berhasil menemukannya.

Kita sering melihat burung liar yang tertangkap, lalu dimasukan dalam sangkar, betapa dia meronta berusaha untuk keluar. Satu persatu celah diantaranya kuatnya jeruji dicoba tanpa kecuali dan akhirnya ditemukan satu jeruji yang rapuh dan burung liar itu berhasil mendobraknya sebagai jalan keluar dari kurungan. Kini dia kembali lagi ke alam mengambil haknya sebagai makhluk untuk berbahagia.

Begitu juga manusia, jalan yang harus ditempuh dalam mengarungi kehidupan begitu penuh warna. Jika sekali saja salah jalan, kemungkinan yang akan didapat adalah tersesat. Jika sudah tersesat, maka tempat yang ditujupun tidak diketemukan. Untuk itu perlu jalan yang benar untuk tidak salah dalam mencapai tujuan.

Gampangnya berbicara adalah berbicara yang masuk akal. Siapapun boleh berbicara apa saja selama itu didalam kebenaran. Akan tetapi perlu  diketahui, bahwa  tak selamanya jalan yang salah itu salah. Siapa yang mengatakan ini, apakah  tidak waras? Yang mengatakan itu adalah saya. Saya melihat pada kehidupan nyata bukan maya. Dimana aku sering melihat orang berhasil bermula dari melangkah di jalan yang salah. Ini mungkin kurang mendidik untuk dibahas tetapi, apakah demi hal itu realita harus dibungkam dan kita melakukan pembenaran?

Ini contoh faktanya, Kita semua tahu ,siapa Vicky Prastiyo, orang biasa yang memimpikan nikah dengan selebritis terkenal, Saskia Gotik. Ia terbukti menipunya dengan mengaku orang kaya yang hidup penuh dengan kemewahan hanya semata-mata untuk meluluhkan hati dalam merayu gadis pujaannya, dan Saskiapun percaya dengan tipuannya, karena dia datang juga dengan Mobil mewah yang belakangan diketahui  diambil dari rental.

Peristiwa penipuan itu oleh Saskia kemudian dilaporkan ke polisi dan Vicky dinyatakan penipu dan Vickypun di cebloskan ke penjara.

Peristiwa itu sontak menjadi viral, diberitakan hampir disemua media, ibunda Vicky hampir setiap hari diwawancarai untuk berbincang-bincang mengenai Vicky, sebagai ibu yang telah melahirkannya dan Vicky secara outomatis menjadi terkenal, terkenal sebagai penipu dan yang ditipu tidak tanggung-tanggung selebritis terkenal.

Selepas dari penjara, alih-alih orang menjadi benci atas perbuatannya yang tidak tahu diri dan memalukan, akan tetapi, orang malah terhibut melihat dia diwawancarai dalam sebuah acara ditelevisi. Vigur Vicky ternyata seorang penipu tapi lucu dan menggemaskan. Hal itu menarik perhatian sebuah media televisi dan iapun direkrut guna bergabung dalam sebuah program ditelevisi.

Sejak saat itulah dia masuk dalam daftar selebritis, bukan lagi sebagai penipu, tetapi sebagai bintang televisi yang honornya sama dengan selebritis lainnya dan jadilah dia orang kaya  dan terwujudlah cita-citanya menikahi wanita seleb Angel Elga  yang tak kalah kecantikannya dengan Saskia Gotik.

Seperti apa kira-kira hidup dan karir Vicky seandainya dia tidak mengambil jalan yang salah dengan menipu hingga terjeblos dalam penjara? Mungkin dia tetap menjadi orang biasa yang bermimpi memperistri selebritis. Beleaf it or not. But, that's the fackt.

Jhony Indo adalah  superstar Indonesia era tahun 81an. Sebelumnya ia perampok dan dari perbuatannya itu dia di jebloskan di penjara Nusakambangan. Ditengah menjalani hukuman di Nusakambangan, dia bersama teman-teman mencoba melarikan diri dengan menyeberang lautan dengan alat yang dia buat dengan begitu sederhana.

Aksi sangat nekat itu tak pelaknya menarik seorang suteradara untuk diangkat menjadi film, film yang berjudul nama dirinya "Jhoni Indo" dibuatnya selepas  dari hukuman yang dijalaninya.    Beruntung, peran Joni Indo di percayakan pada Jhoni Indo sendiri yang membuatnya berhasil menjadi orang kembali. Yaitu  Keputusannya mencoba untuk melarikan diri jelas sebuah jalan yang salah, tapi ia menjadi sukses karena jalan itu.

Sumanto, siapa yang tidak kenal dengan pria yang satu ini. Dia ingin kaya , bukannya untuk menjadi kaya orang harus bekerja dengan giat, menabung dan hidup dengan hemat, akan tetapi, Sumanto memilih jalan mendengarkan bisikan ghaib setan yang menyesatkan, sehingga iapun melakukan perintahnya untuk memakan orang, hingga jadilah dia seorang kanibal. Ia mengolah daging mayat manusia yang dicurinya menjadi santapan yang lezat menurutnya. Ia tidak tahu bahwa perbuatan mencuri itu adalah salah sekalipun yang dicuri itu mayat manusia. Ia tidak menduga kalau akhir dari perbuatannya itu adalah penjara.

Dunia serasa gempar dengan kiprah Sumanto yang waras itu. Lalu dibuatlah film yang berjudul nama dirinya "Sumanto, Kanibal". Jika Sumanto mendapat royalty dari film atas nama dirinya, bukankah dia akhirnya sampai pada tujuannya yaitu menjadi orang kaya? Lalu jalan  salah yang tanpa disadarinya dilakukan meski berasal dari bisikan setan telah membawanya mencapai tujuan.  Itu juga fakta.

Namun demikian, semua yang saya  ceritakan diatas, meski itu adalah fakta, akan tetapi, sekali-kali tidak boleh sebagai inspirasi. Apalagi meniru adegan ini. Kenapa tidak boleh? Ini fakta penjelasan untung dan ruginya.

Pertama, jalan yang salah itu adalah jalan yang salah, tidak usah mencari pembenaran apapun. Meski fakta membuktikan ada kesuksesan yang berawal dari jalan yang salah, dalam prosesnya kenyataannya lebih mederita dari tujuan itu sendiri.

Jika anda stress dan tertarik akan inspirasi ini, sebagai contoh, anda tidak tahu akan menjadi apa nanti yang penting anda akan memulainya dengan mencuri.  Tetapi, dalam melakukan pencurian anda apes, ketangkap masa dan digebugin sampai mati. Yang anda buktikan bukan jalan yang salah membuat keberhasilan, akan tetapi membuktikan, jalan salah berakhir dengan kesalahan yang fatal.

Mereka yang kebetulan menjadi sukses berawal dari kesalahan biarlah mereka yang mengalaminya, toh mereka juga tidak terlepas dari penggodogan kawah candradimuka yang belum tentu orang semacam anda mampu mengalaminya.

Kedua, meski ada kesuksesan yang bermula dari jalan yang salah, hukuman dari sebuah kesalahan itu sendiri harus dipertimbangkan. Sebagai proses melalui jalan yang salah adalah penjara dan sosial. Jika masih ada jalan tanpa proses sensasi yang lebih sengsara dari tujuan itu sendiri, kenapa anda harus mengotori pikiran anda dengan sedikit saja berpikir terinspirasi meniru cerita dalam tulisan ini?
Fakta membuktikan, peniru tidak akan persis dengan yang ditiru. 

Kamis, 06 September 2018

Menaklukan Janda Dengan Semar Mesem



Bermula dari seorang pemuda petualang cinta yang sering ganti-ganti pacar, cerita tentang jimat Semar Mesem ditulis disini.

Yogi, pemuda biasa-biasa saja, tidak ganteng dan juga tidak jelek, namun demikian dia punya kelebihan pintar menggaet wanita dibandingkan dengan teman-teman dikomunitasnya. Uniknya,  kebanyakan wanita yang digaetnya adalah janda dengan tanda kutip. Tanda kutip disini mengartikan bahwa meskipun janda, namun janda tersebut masih muda dan berparas cantik.

Dalam menggaet cinta dapat dibilang dia luar biasa. Jika diprosentasekan dengan angka, mungkin, 70% untuknya dan 30% untuk temannya, termasuk disandingkan dengan temannya yang paling ganteng sekalipun.

Seorang janda muda cantik yang banyak diincar oleh laki-laki disekitarnya mengaku , sejak bertemu dengan Yogi, ia selalu terbayang bayang wajahnya setiap sedang duduk dan menjelang tidur  sulit  memejamkan mata. Ingin rasanya pergi di malam itu juga menjumpai pemuda itu.

Tidak lama kemudian terbukti, didapati janda itu diboncengnya pergi. Janda cantik itu tunduk dan tak kuasa menahan rasa yang mendera hatinya. Sebuah perasaan yang dia sendiri tidak mengerti, mungkin itu yang namanya cinta pada pandangan pertama. Akan tetapi bagi Yogi, hal ini bukanlah hal yang pertama kali. Ia sudah terlalu biasa melakukan hal yang sama dengan apa yang sedang dilakukan. Berkencan dengan wanita yang baru dikenalnya.

Penasaran dengan keganjilan pemuda yang sekilas tampak biasa-biasa saja, tetapi mempunyai daya pikat yang begitu besar bagi setiap lawan jenis yang ditemuinya. Hal itu benar-benar  menarik saya untuk menemui guna mengorek apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang dilakukan oleh pemuda itu sehari-hari dengan segudang kisah cintanya bak seorang playboy.

Ternyata jawabannya sangat simpel, Semar Mesem. Semar Mesem adalah salah satu jenis jimat yang bentuknya mirip tokoh wayang "Semar" terbuat dari sejenis logam yang berukir sebesar korek api. Barang siapa yang memiliki benda itu, secara mistis dapat dikatakan mempunyai teman baru yang bukan dari golongan manusia, tapi golongan makhluk ghoib atau setan yang berdiam di benda tersebut.

Benda bertuah Semar Mesem tidaklah terlalu berbeda dengan benda-benda magic yang lainnya, seperti keris, buli-buli, susuk, dan benda-benda berkhodam lainnya. Yang membedakan adalah, siapa pembuat Semar Mesem itu yang hingga sekarang masih misteri.

Yogi mengaku bahwa ia memang menyukai janda sebagai teman kencan. Ia merasakan keinginannya tak pernah gagal dalam mengincar targetnya sejak ia memegang jimat Semar Mesem.

Awalnya memang tidak percaya ketika seseorang memberikan benda itu yang katanya untuk pengasihan. Diantaranya, adalah bisa membuat wanita yang ditaksirnya klepek-klepek, walaupun awalnya wanita itu tidak mencintainya, dengan lantaran Semar Mesem, khodam yang dibawanya akan merasuk dalam hati wanita tersebut, untuk kemudian membelokan hasrat dan keinginannya yang tadinya tidak kenal dan tidak suka berbalik menjadi suka, serta yang awalnya benci menjadi cinta.

Bagi yang percaya hal-hal klenik, jimat semar mesem memang tidak diragukan keampuhannya. Akan tetapi, berhubungan dengan makhluk ghoib  tidak selamanya seenak yang dibayangkan. Sisi negatifnya jika sipemilik semar mesem tidak dapat menghendelnya dengan baik, hal-hal yang buruk bisa terjadi, karena energi dari benda yang didalamnya ada jin atau setan itu sangat mempengaruhi jiwa pemiliknya, bagi yang parah bahkan tidak bisa mengontrol dirinya atau gila.

Jimat Semar Mesem pada dasarnya tidak mau diajak berdiam saja tanpa melakukan apa-apa. Ia akan selalu membawa pemiliknya dengan  melakukan dorongan nafsu dan hasratnya kapan saja dan dimana saja. Disaat pemiliknya menyadari semuanya dan berniat untuk berhenti, energi yang ada dalam jimat tersebut akan menolak. Terjadilah gesekan antara keinginan si pemilik dengan energi dalam jimat itu sendiri. Saat hal itu terjadi, maka jiwa pemilik akan  merasakan adanya perasaan jiwa yang gemrungsung (kacau balau). Tidak jarang pemilik akhirnya melakukan hal-hal yang irasional.

Suatu ketika, pengalaman buruk dan tidak pantas harus terjadi, Yogi tidak lagi dapat membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik. Ketika ia harus terlibat skandal cinta pada perempuan yang sebenarnya tidak perlu dilakukan, perempuan itu adalah istri kakak sepupu tirinya sendiri. Skandal itu akhirnya diketahui oleh kakak tirinya dan iapun mendapat bogem mentah dan di ancam akan dibunuh.

Dibalik pengaruh semar mesem, rupanya telah membuat dirinya larut dalam petualangan cinta yang sesat. Dibalik mudahnya mendapatkan cinta, ternyata semua hanya sementara, ia tidak bisa serius membina satu jalinan cinta saja, hubungan yang  terjalin hanyalah tersambung untuk kemudian putus, setiap hubungan selalu ada saja yang membuatnya bubar. Semua itu terjadi sejak dirinya menggunakan semar mesem sebagai pegangan dalam hidupnya, dan ternyata hanya membuat hidup malah tidak karuan.

Pengaruh energi dari Semar Mesem seakan hanya mendukung pemiliknya dalam perbuatan yang mblangsak saja. Perbuatan yang hanya membawa kesengsaraan pada akhirnya. Pada saat ingin berbuat baik, iapun menolak. Yogi tidak pernah punya pacar yang tetap, apalagi merencanakan menikah dan dapat membina bahtera rumah tangga. Dalam hatinya selalu bertanya,"Sampai kapan aku hanya bisa ganti-ganti pasangan kencan seperti ini? sedangkan usia semakin tua.

Semar Mesem, yah, itulah satu-satunya pelet ampuh yang Yogi punya. Namun demikian, dibalik gairah hidup dengan banyak wanita-wanita yang mengelilingnya, tak lebih hanya sebuah tragedi. Jiwanya yang gemrungsung seakan siap dilontarkannya ke dalam neraka.

Menyadari dampak daripada jimat yang lebih banyak unsur negatif daripada positifnya, akhirnya ia memutuskan untuk membuang benda itu ke suatu tempat. Dan iapun pergi ke tepi jurang dan kemudian melemparkannya jauh-jauh tepat ditengah mulut jurang. Sejak saat itu, dia merasakan ketenangan dan kedamaian didalam jiwanya dan hidup normal sesuai dengan kepribadian yang dimilikinya.

Senin, 03 September 2018

Mencetak Jago Bangkok Bermental Pemenang


Berbicara  Ayam Jago Bangkok, kebanyakan orang memelihara Ayam Jago Bangkok memiliki tujuan yang berbeda dari pemeliharaan ayam pada umumnya. Pada umumnya ayam dipelihara untuk diambil dagingnya yang lesat sebagai lauk pauk untuk ayam jenis pedaging dan sebagai mesin penghasil telur untuk ayam petelur. Semua tergantung dari kelebihan yang dipunyai oleh jenis ayam itu sendiri, jika keduannya diambil manfaatnya dengan hal yang berkaitan dengan makanan, tapi tidak untuk ayam jenis petarung yang mempunyai kelebihan kekuatan dan kepiawenya dalam bertarung.Meski sama-sama dalam jenis burung yang sama-sama menghasilkan daging dan juga telur yang lezat, namun, lebih dari itu binatang piaraan ini lebih dimanfaatkan dengan kelebihannya, yaitu kekuatan dan kepiawenya dalam bertarung sebagai ayam petarung. Di Indonesia ayam jenis ini dikenal dengan nama "Ayam Bangkok", konon karena jenis ayam tersebut asal mulanya berasal dari Bangkok, ibu kota negara Tailand.

Seperti binatang piaraan yang lain, Ayam Bangkok , khususnya pejantan atau jago, akan menjadi binatang kesayangan dan kebanggaan bagi pemiliknya apabila dia tumbuh menjadi seekor jago yang jawara, yaitu seekor jago yang apabila bertarung akan menjadi pemenang.

Sebagai piaraan yang memiliki sudut pandang daya tariknya ada pada  kekuatan dalam bertarung, bukan berarti binatang ini senantiasa diberi tugas untuk bertarung setiap hari tanpa mengenal belas kasihan, semacam adu domba dan lainnya, apalagi sebagai bahan taruhan, itu adalah perjudian dan kebahagiaan diatas penderitaa makhluk lain. Di Indonesia hal itu adalah gerakan yang dilarang.

Pecinta Ayam Bangkok sudah cukup bangga, jika berhasil memiliki
Jago Bangkok yang super, yaitu Ayam Bangkok yang memiliki tubuh yang bagus, otot yang kuat, keahlian dan triks bertarung yang hebat, sehingga, jika sekali-kali harus bertarung dia akan begitu mudah menjatuhkan lawannya dan tampil menjadi pemenang. Jika itu dalam sebuah kontes atau pertandingan yang legal, ia akan mendapat piala dan penghargaan yang tinggi dan secara automatis juga harga jual ayam tersebut akan melesat sangat jauh dan pemiliknya dianggap sebagai orang yang berhasil menjadi coac atau pelatihnya. Jika, harga untuk ayam pedaging pada umumnya satu ekor paling tinggi berkisar ratusan ribu, maka Jago Bangkok yang berprestasi dapat dibandrol puluhan juta, bahkan sampai ke level ratusan juta.

Tertarik untuk memilikinya? Jika anda tertarik untuk memilikinya, Untuk memiliki Jago Bangkok yang super anda dapat mengusahakannya walau juga tidak mudah, hal itu tergantung kejelian, ketelitian dan ilmu anda untuk memilih Ayam Bangkok Yang baik.

Di sini beberapa tips dan trik, bagaimana memilih Ayam Bangkok Super, khususnya pejantan atau jago yang bila dilatih akan menjadi jawara, sebagaimana yang dilakukan oleh seorang penekun dan pemburu Ayam Bangkok super, Kang Ayi Jago alias Mukhlis dari Kedungbanteng, Purwokerto.

Kang Ayi Jago bukanlah profesor atau orang yang berpendidikan tinggi yang khusus di jurusan ilmu perjagoan, dia hanyalah orang biasa yang kebetulan pintar dalam memilih, memelihara dan berburu Ayam Bangkok, terbukti dengan modal ratusan ribu membeli Ayam Bangkok perekornya, hanya dalam beberapa hari ditangannya langsung dibeli orang dengan harga jutaan. Hal itu, karena semata-mata terbukti di medan laga binatang asuhannya menang dalam setiap pertarungan. Apa rahasia yang dilakukan Kang Ayi Jago dalam memilih dan melatih Ayam Bangkoknya, semua akan dibongkar dibawah ini dan dapat digunakan sebagai referensi anda dalam memilih Ayam Bangkok yang bagus dan membanggakan.

a. Pemilihan Ciri Tubuh

Secara umum, tubuh tegap dan mempunyai otot yang kuat.

* Bentuk Kepala

Bentuk kepala besar, menonjol seperti buah jebug atau pinang.

* Tulang

Saat diraba, tulang dirasa tebal dan kuat. Pada setiap ruas tulangleher terasa rapat.

* Kaki

Menurut Kang Ayi Jago, bentuk kaki yang dipilih adalah yang gilig (bulat), walaupun ada sebagian orang berpendapat, bentuk kaki yang baik adalah yang segi tiga, tetapi, untuk paha kaki sebalikny, yaitu tidak gilik, tetapi jika diraba terasa bentuk oval.


Pada saat tubuh ayam diangkat keseluruhan, kaki akan menggantung dengan jari-jari kaki mingkup (telungkup). Pada saat ayam berdiri lutut lebih membengkok/tidak lurus.

Barisan sisik-sisik pada kaki tersusun rapi dan menggaris lurus

* Bulu

Bulu berwarna mengkilap dan subur. Ukuran bulu ekor pilih yang panjang dan ujung bulu menjuntai sampai ke tanah karena panjangnya itu.

b. Gaya Tanding

* Durep

Gaya durep adalah, dalam bertanding, dia melakukannya dengan  segenap keberanian untuk durep, kata "durep" merupakan kependekan dari kata, "adu arep", bahasa Jawa yang artinya ,menyerang berhadapan langsung (head to head) tanpa berpikir untuk menyembunyikan bagian tubuh hanya untuk menghindari kemungkinan penyerangan yang telak. Gaya ini begitu dahsyat dan mematikan, tetapi dengan catatan jika musuh tidak pandai mengeles. Baik sekali jika anda mendapatkan calon jawara yang bisa melakukan durep, tetapi juga dapat melakukan trik samping kanan dan kiri.

* Trik Samping Kanan Dan Kiri

Gaya trik samping kanan, merupakan trik membidik melalui arah samping kanan. Dalam trik ini, ayam tampak hendak menyembunyikan kepala ke sayap samping kanan lawan, tapi kenyataannya menancapkan paruhnya pada bulu sebagai pegangan untuk bertolak melakukan pukulan dengan kakinya dibagian tubuh sebelah kanan. Gaya ini merupakan gaya curian yang tidak dapat dilakukan oleh ayam yang hanya ahli dalam permainan gaya durep.

Gaya trik samping kiri, sama dengan trik samping kanan, hanya saja dilakukan pada tubuh lawan disebelah kiri. Dalam beberapa kasus, tidak semua ayam dapat melakukan kedua trik itu sekaligus. Ada beberapa yang hanya piawe melakukan trik samping kanan, tapi trik samping kiri kosong dan sebaliknya. Dalam hal ini usahakan anda mendapat calon jawara yang dapat melakukan keduanya.


* Durep dan Trik Samping

Ayam dalam gaya ini dapat melakukan kedua gaya, baik durep maupung trik samping. Ayam tipe ini baik sekali, tinggal bagaimana kondisi kekuatan dan setamina yang dimiliki pada saat pertarungan berlangsung, kekalahan bisa saja terjadi dari dua faktor terakhir tersebut.

c. Mental

* Berani Mati

Mental Berani Mati adalah, Mental pantang menyerah dari pertarungan mesti harus berakhir dengan kematian. Baginya hanya ada dua pilihan, menang atau mati.Masihkah ingat slogan para pejuang dulu dalam memperjuangkan kemerdekaan hanya ada dua pilihan, yaitu, merdeka atau mati. Karakter ini dimiliki juga oleh ayam bangkok.Bagaimana jika ayam tipe ini didukung dengan kondisi fisik yang kuat? mungkin ayam yang punya trik penyelamat diri yang hebatpun akan kewalahan dan berpikir untuk lebih baik menyelamatkan diri melihat lawan yang tidak ada gelagat niat untuk menyerah walau sudah dihajar habis-habisan dan sudah nampah kelelahan.

* Penyelamat Diri

Mental ayam penyelamat diri adalah, ayam jawara yang tetap ingin hidup walau harus menanggung malu karena kekalahan dalam bertarung. Yang dilakukan oleh ayam ini adalah dengan lari ke luar kalangan, jika merasa sudah tidak mempu lagi menjatuhkan lawan sebelum mati dibantai oleh musuh yang begitu menguasai saat pertarungan berlangsung. Mungkin slogan yang dipakai adalah "Mengalah Untuk Menang", untuk bisa bertemu lagi pada lain waktu saat ia sudah memulihkan kondisinya menjadi fit.

Setelah menemukan calon yang berprospek mempunyai kwalitas yang bagus, Kang Ayi Jago kemudian melatihnya. Pelatihan banyak hal dari mulai pola makan, olah raga dan adaptasi lingkungan. Diantara pelatihan itu adalah jago disuruh berenang dalam jarak tertentu guna melatih otot-otot sayap dan juga pernapasan yang sangat penting, semua dilakukan secara rutin dengan jadwal yang sudah ditentukan dengan teratur. Untuk adaptasi lingkungan, jago tidak dibiarkan bebas bergaul dengan ayam-ayam yang diliarkan oleh pemiliknya. Kontak dengan ayam liar tidak selalu berdampak baik bagi jago dalam pelatihan dan juga bertarung tanpa pengawasan dapat menewaskan ayam orang dan dampak mental  jago sendiri.

Pola makan dan asupan gizi diperhatikan dengan baik. Makanan tambahan seperti jamu, vitamin dan makanan -makanan penunjang lainnya juga tidak lupa diberikan. Untuk pelatihan dalam bentuk  pola makanan, dengan cara membentuk makanan yang sengaja dibikin sedemikian rupa, contohnya makanan yang sengaja dibentuk bola-bola sebesar kelereng, lalu dilolohkan secara paksa yang berguna untuk menguatkan otot tenggorokan dan pernapasan. Dan masih banyak perlakuan-perlakuan yang lain yang belum disebutkan. Intinya semua diperlukan pengetahuan dan ketelatenan untuk mencapai hasil yang terbaik dalam mencetak jago yang berjiwa pemenang.


Begitu, yang mana yang baik dan tidak untuk pedoman atau sekedar bahan penilaian dalam berburu Jago Bangkok yang super dan jawara yang dapat menjadi binatang piaraan berprestasi yang membanggakan anda sebagai pemilik dan sekaligus coac bagi dirinya.