Minggu, 03 Desember 2017

Zona Nyaman Menuju Tidak Nyaman


Berada di zona tidak nyaman tentu bukan pilihan bagi banyak orang. Dan dizona yang nyaman, santai dan leyeh-leyeh sangat manusiawi sekali jika seseorang menjadi betah didalamnya.

Tapi orang maju dan sukses punya riwayat pernah dengan berat meninggalkannya dan itu menjadi alasan dari keberhasilan dirinya menjadi maju dan sukses mereka. Jika terselip pertanyaan ada apa disana kita tidak membahasnya?

Lalu, bagaimana dengan apa yang disebut zona kenyamanan itu sendiri?

Suatu tempat, keadaan dan aktifitas yang membuat orang menjadi nyaman didalamnya. Mungkin definisi tersebut masih kurang tepat, tapi setidaknya menambah gambaran bagi orang awam. Apapun yang membuai apalagi meninabobokan memang perlu kita berhati-hati, karena itu menimbulkan kita lemah, terpuruk dan tidak tahan banting seperti ayam sayur.

Sebagai contoh tentang perasaan nyaman yang mungkin anda juga pernah merasakannya. Kira-kira anda pilih mana, duduk santai sembari ngopi dan mendengarkan musik atau naik gunung dalam rangka mengikuti program latihan yang kebetulan sedang dilaksanakan desa yaitu membuat bibit pohan buah yang bisa berbuah hanya kurun waktu dua tahun setelah penanaman?

Jika anda pilih yang pertama, berarti anda memilih berada dizona kenyamanan. Jika anda pilih yang kedua berarti anda memilih zona tidak nyaman. Tidak usah dirinci anda pasti sudah bisa mengukur mana yang lebih bermanfaat dari kedua pilihan diatas di masa kedepannya.

Ada dua orang yang mempunyai pekerjaan yang sama disuatu hari yang sama dan kurun waktu yang sama, yaitu membelah kayu. Orang pertama melakukan pekerjaan dari awal hingga akhir tanpa berhenti dan menghasilkan tumpukan kayu yang banyak. Orang yang kedua melakukannya dengan istirahat 10 menit setelah melakukan pekerjaan selama 50 menit. Di akhir pekerjaan, setelah dihitung jumlahnya, hasil yang dilakukan oleh orang yang kedua ternyata lebih banyak dibanding dengan orang yang pertama

" Kau sempat beristirahat, tapi kenapa hasilmu lebih banyak dari pada yang dihasilkan olehku." tanya orang yang bertama.

Orang yang kedua mnjawab. " Saat beristirahat ku gunakan juga untuk mengasah kapak"

Dari cerita di atas dapat kita simpulkan, orang pertama melakukan pekerjaan seperti pembelah kayu pada umumnya, sehingga ia biasa-biasa saja, tidak ada yang aneh dalam pekerjaanya. Itu dinamakan orang tersebut berada di zona kenyamanan.

Orang yang kedua, jelas kita melihat dia melakukan sesuatu yang benar-benar jarang ditemui. Itu merupakan hal yang luar biasa, maka orang tersebut dinamakan berada di luar zona kenyamanan.

 Kenapa kondisi itu ada ? karena manusia tidak sama dengan hewan. Hewan mampu survive atau bertahan hidup hanya dengan naluri yang notabene begitu-begitu saja sebagai kodrat dari Maha Pencipta.

Manusia bisa axis dalam hidup jika ia mampu meningkatkan kapasitas dalam hidupnya. Dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak bisa menjadi bisa dan dari bisa bekerja menjadi bisa bekerja.

Dunia manusia senantiasa berubah dan muncul hal-hal yang baru. Istilah sekarang dinamakan "update". Semua perubahan itu pada dasarnya selalu menuntut kita untuh juga berubah agar dapat mengimbanginya dan beradaptasi. Caranya yaitu dengan belajar.

Lihat saja, jaman sekarang mencari pekerjaan jauh lebih sulit bila dibanding dengan era tahun 80an kebawah. Hal itu kita ketahui juga dari orang-orang jaman dulu. Di jaman itu orang mencari pekerjaan masih begitu mudah. Kalau jaman sekarang sudah sulit, bagaimana dengan yang akan datang? Bisa saja kita sukses hari ini, tapi bagaiman di hari yang akan datang?

Kalau kita mampu melakukan dinamisme kerja sekaligus berikut pemikirannya yaitu diwujudkan dengan upaya belajar pantang menyerah, maka semua kecemasan itu akan sirna.

Semakin seseorang mampu beradaptasi, memiliki kemampuan unuk keluar dari zona kenyamanan, maka ia akan semakin sukses dalam menjalani hidup. Seperti dilansir dari kata-kata Wilton Curchill, " Apakah kamu ingin menemukan samudera-samudera baru ? Pertama kamu harus mempunyai keberanian untuk meninggalkan pantai."

Karena itu prestasi akan bisa kita raih bila kita mampu mempersiapkan diri untuk keluar dari zona nyaman . Janganlah ragu untuk mencoba sesuatu. Janganlah bosan untuk terus balajar, itu kuncinya.

Lupakan sukses lama anda yang tidak bisa diukur dengan ukuran jaman sekarang. Saatnya bagi anda kini untuk melihat keluar dan menyesuaikan diri secepatnya dengan perubahan dunia.

Pustaka : INSPIRING TEACHING
                by : TOUFIK TEA

0 komentar:

Posting Komentar