Jumat, 13 Juli 2018

Aku Memilih Blog Gado-Gado




Kenapa Pilih Blog Gado-Gado? Pertanyaan itu menarik untuk dikutip jawabannya. Soalnya banyak blogger terutama bagi blogger pemula yang masih bimbang dalam menentukan blog yang hendak dibangun.

Di pandang dari segi tema website blog memang ada dua kriteria yaitu, Blog pribadi dan blog gado-gado. Blog pribadi membahas satu topik yang dibahas dari berbagai segi dan pengalaman yang bekisar di dalam topik tertentu, misalnya, blog yang bertopik burung membahas segala sesuatu yang berhubungan dengan burung, blog yang bertopik pertanian hanya membahas segala yang menyangkut seputar pertanian dan sebagainya.

Setelah blog pribadi, ada blog yang membahas segala topik tidak terpancang pada tema tertentu. Blog ini biasa dijuluki blog gado-gado. Disana akan dibahas apa saja yang dirasa perlu dibahas, sudah barang tentu yang bermanfaat bagi manusia.

Biasanya para blogger yang baru belajar atau pemula akan mengisinya dengan konten apa saja yang penting bisa menulis dan dapat mengisi blognya. Sudah bisa dipastikan pasti akan berbentuk blog gado-gado.

Sambil terus mengisi blog, rajin pula melakukan searching untuk lebih  mendalami bagaimana membuat blog yang baik.

Dalam searching tentang blog, biasanya banyak pakar blog yang menyarankan sebaiknya dalam bloging pilih bentuk blog pribadi yang membahas satu tema saja.

Alasan memilih blog pribadi memang sangat beralasan. Contoh gampangnya saja, ketika netizen puas mendapat pencerahan tentang suatu topik, contoh, topik tentang burung, maka bagi penggemar burung sudah pasti akan berlangganan untuk tidak mau ketinggalan akan terbitan konten selanjutnya, karena sudah dipastikan terbitan selanjutnya adalah membahas tidak lain adalah tentang burung yang lebih menarik lagi, karena topik blog kesayangannya itu tentang sekitar burung. Coba kalau update selanjutnya yang dibahas ternyata tentang "Tips
Merias Wajah" tentunya pelanggan kecewa dan berpindah kunjungan.

Blog dengan satu pembahasan juga akan membuat pengunjung lebih mungkin berlama-lama nongkrong diblog anda karena adanya tag-tag berkaitan yang dimunculkan yang membuat pembaca penasaran dan terus membuka halaman demi halaman. Contoh, saat seseorang didalam blog burung membaca tentang cara memilih burung yang baik, lalu tiba-tiba berpapasan dengan sebuah tag " baca juga, Ciri-ciri Burung Jantan Dan Betina", sudah pasti sayang, kan kalau tidak membaca juga. Belum selesai membaca yang baru, lagi-lagi berpapasan dengan tag yang lain lagi " baca juga, Daftar Harga Burung Terbaru" . Begitu seterusnya pengunjung terus berputar-putar diblog anda.

Bagaimana dengan blog gado-gado?

Tidak semua netizen ingin tahu informasi tentang  satu hal saja. Sebagai orang ingin tahu banyak hal dan tidak mau ketinggalan informasi, semua berita pasti akan dilahap. Disini berhasil atau tidaknya terletak pada penyaji konten tersebut, menarik atau tidak. Walaupun isi dari informasi itu penting, tapi penyajian tulisan  tidak menarik, bahasanya bertele-tele, isinya tidak mudeng, hasilnya juga akan berbeda.

Topik konten berisi tentang banyak hal dan berubah ubah dari tayangan demi tayangan, semua hal yang tersaji begitu unik, tidak pasaran, dalam arti bukan hal yang terlalu sering dibahas, bahkan belum dibahas sama sekali, karena produk konten bukan dari kopi paste, maka postingan menjadi khas dengan gaya bahasa dan pandangan yang mutlak dimiliki oleh penulis, maka jangan heran kalau blog campur aduk ini tetap disenangi oleh netizen dan terus dikerubuti setiap tayangannya.

Sebagai contoh nyata yang kita temui adalah blog berita. Blog berita yang konten-kontennya sudah pasti musiman, tapi mereka menulis berita yang sedang booming dijamannya, berita tentang apa saja, yang pasti penulisnya adalah journalis profesional. Dalam hal ini, bukan keprofesionalan yang saya bahas, tapi dari penyajian yang baik, pengetahuan bagaimana membuat konten yang menarik, kepintaran menyiasati seo, termasuk punya modal untuk membeli ppc, apapun usahanya, blog berita adalah blog gado-gado yang sukses. Meskipun ada beberapa blog berita yang mengangkat topik kusus, misalnya, topik olah raga, kesehatan dan beberapa lainnya.

Jadi blog jenis apa yang lebih baik, personal atau gado-gado? Saya sendiri memilih blog gado-gado. Sebetulnya sebutan gado-gado saya kurang setuju, gado-gado itu nama makanan, dijadikan nama jenis blog karena antara makanan gado- gado dan blog gado-gado itu mempunyai sifat yang sama, yaitu sama-sama memiliki isi yang campur aduk. Dan itu hanya terjadi di Indonesia. Diluar negeri tidak ada blog gado-gado, bahkan makanan gado-gado juga tidak ada.

Alasan apa saya memilih blog gado-gado?

Dalam kehidupan yang berkembang, terlalu banyak hal yang saya alami, dari semua segmen, ekonomi, olah raga, kesehatan, pergaulan, gaya hidup dan semuanya yang lain.

Untuk membuat konten real dan original adalah konten yang berkaitan pengalaman dalam hidup, bukan pengalaman dari mengkopi dan paste dari blog orang lain. Sedangkan untuk pengembangan ide dari semua topik adalah begitu banyaknya pengalaman dan pengetahuan yang perlu dibagi agar memberi manfaat juga bagi orang lain setelah diri sendiri.

 Itu idealisme dari ngeblog. Bukan tidak mungkin ditengah jalan akan kehabisan topik dan tidak bisa ngeblog lagi. Sementara banyak topik lain yang lebih unik dan menarik dibiarkan begitu saja hanya karena tidak selaras dengan judul blog. Sayang, kan?

Sebagai seorang yang suka menulis, akan menulis apa saja yang menjadi mood untuk ditulisnya. Penulis itu seniman juga. Seniman tidak bisa dibatasi dalam ruang gerak emaginasinya.

Guru blogger dapat mengatakan, sebaiknya membuat blog pribadi jangan blog gado-gado. Tapi, tak pernah ada yang mengatakan blog pribadi itu lebih baik dari blog gado-gado. Mana yang lebih baik, baiknya dimana, mana yang lebih tidak baik, tidak baiknya dimana?

Kedua kriteria, baik gado-gado maupun personal sama-sama ada yang sukses dan ada yang mlempem.

Semua menunjukan bahwa sukses dan tidaknya sebuah blog bukan ditentukan dari bentuk gado-gado atau bukan, tetapi menarik atau tidaknya tulisan-tulisan disebuah blog dibaca.

 Begitu kurang lebihnya sudah saya paparkan di atas untuk pembaca dapat mepertimbangkan sendiri. Jenis apa yang paling cocok buat diri anda sendiri. Yang tahu anda adalah diri anda sendiri, bukan teman, kenalan, pimpinan dan siapa saja yang bukan diri anda.

Jangan ngeblog karena ikut-ikutan, karena yang sejujurnya adalah butuh duit, dengan ngeblog maka akan dapat duit banyak seperti temannya yang setiap bulan mengambil uang direkening yang dikirim oleh google adsense, padahal kerjanya cuma ngetik-ngetik, ngarang-ngarang cerita doang didepan komputer, malah, jika tidak bisa mengarang tinggal kopi paste di blog-blog yang sudah ada juga bisa.

Sambil ngrokok, ngopi, mendengarkan lagu-lagu lawas, bisa dapat duit banyak. Padahal diluar sana banyak yang memikul beban sampai bungkuk. Itulah ngeblog, Enak, ya kedengarannya. Semua itu hanya ironi.

Jika ada diantara kalian yang tertarik dengan dunia ngeblog berawal dari butuh duit santai buat bayar hutang, hati-hati! Tidak ada jeleknya tertarik bloging dan kemudian terjun mendalaminya karena ngeblog juga hal yang baik, tapi dengan rendah hati saya sarankan, sebelum melakukan lebih baik bayar saja dulu hutangnya, setelah lunas silahkan melanjutkan.

SEKIAN, sampai jumpa dilain kesempatan. See you, latter. May God bless you! Bloggers.

0 komentar:

Posting Komentar